Suara.com - Orang Mesir kuno dikenal melakukan pemujaan terhadap kucing. Namun, temuan terbaru menunjukkan bahwa mereka juga memelihara kucing sebagai hewan peliharaan, seperti yang dilakukan umat manusia saat ini.
Informasi terbaru diketahui, setelah hampir 600 makam kucing, anjing, dan monyet digali di pemakaman hewan peliharaan yang berusia sekitar 2.000 tahun.
Pemakaman ini pertama kali ditemukan satu dekade lalu di pelabuhan kuno Laut Merah Berenice. Namun, para peneliti tidak yakin apakah tulang hewan yang ditemukan mewakili penguburan asli.
Awalnya, beberapa ahli berpendapat bahwa mayat hewan hanya dibuang sebagai sampah.
Tetapi, analisis yang lebih rinci dari situs tersebut memberikan kesimpulan bahwa lokasi itu sebenarnya adalah tempat peristirahatan bagi hewan peliharaan kesayangan, menjadikannya pemakaman hewan peliharaan tertua di dunia.
Penelitian yang diterbitkan di jurnal World Archaeology, tim penggali mengungkapkan bahwa situs tersebut berisi total 585 hewan yang mati.
Makam tersebut dianggap telah digunakan dari abad pertama hingga kedua Masehi dan berisi berbagai spesies hewan berbeda, bahkan beberapa di antaranya bukan asli Afrika.
Sekitar 90 persen hewan peliharaan yang dikubur di Berenice adalah kucing, dengan ras Eropa kecil dan kucing Mesir.
Beberapa kalung yang melingkar di leher kucing juga menunjukkan status hewan peliharaan tersebut.
Baca Juga: Langka! Mumi Anti Mainstream, Dibungkus dengan Lumpur
Para peneliti bahkan mampu menganalisis isi perut beberapa kucing, mencatat bahwa hewan tersebut diberi makan dengan makanan pilihan yang bahkan tidak tersedia untuk kucing non-domestik.
Di sisi lain, sebanyak 5 persen makam anjing ditemukan di lokasi penguburan tersebut. Mayoritas adalah jenis Spitz kecil, tapi para ahli juga menemukan sisa-sisa fosil anjing Malta dan jenis anjing yang lebih besar seperti anjing pemburu yang populer di Pompeii.
Banyak hewan yang digali di situs tersebut menunjukkan hidup sampai tua dan meninggal akibat cedera atau penyakit.
Beberapa anjing bahkan menderita penyakit gusi dan para ilmuwan percaya anjing-anjing itu pasti dirawat dengan baik dan diberi makan oleh pemiliknya.
"Karena anjing tua ini tidak mampu mencari makanan secara mandiri, kami dapat menyimpulkan bahwa mereka sepenuhnya bergantung pada perawatan manusia," tulis penulis penelitian, seperti dikutip dari IFL Science, Rabu(3/3/2021).
Tim ilmuwan juga menemukan sisa-sisa dua monyet, di mana keduanya berasal dari sub-benua India. Tidak jelas bagaimana kedua monyet itu menjadi hewan peliharaan di Mesir, tetapi para ahli menemukan bahwa salah satu monyet memiliki makam yang luar biasa.
Para ahli menemukan sejumlah cangkang dan potongan tembikar mewah yang ditempatkan di sekitar tubuh monyet tersebut.
Temuan ini memberikan wawasan baru tentang kehidupan di Mesir Kuno, khususnya hubungan antara manusia dan hewan secara emosional.
Berita Terkait
-
Buku "Panduan" Melewati Akhirat Ditemukan di Makam Mesir Kuno
-
Ilmuwan Temukan Manuskrip "Book of the Dead" di Makam Mesir Kuno
-
Terkenal Suka Membunuh, Makam Kaisar China dari 146 Masehi Ditemukan
-
Temukan Mumi Babon, Ilmuwan Ungkap Lokasi Tanah Punt
-
Makam Berusia 3.500 Tahun Ini, Jadi Bukti Aktivitas Pemujaan Matahari
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!
-
Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81
-
BNPB Targetkan Listrik, Air, BBM, dan Komunikasi di Wilayah Gempa NTT Pulih dalam 7 Hari
-
LBH Pekanbaru Ungkap Dugaan 'Sekolah Merah Putih' Jadi Kedok Kriminalisasi di Rempang
-
Teks Renungan Malam Tirakatan 17 Agustus yang Tenang dan Mendalam untuk Doa Kemerdekaan
-
4 Rangkaian Y.O.U Golden Age untuk Samarkan Flek Hitam Pemilik Kulit Sensitif
-
B50 Hemat Rp170 Triliun, Devisa Bisa Dipakai Bikin Indonesia Makin Maju
-
Underemployment: Saat Keringat Sarjana Cuma Jadi Angka Formal
-
Hasil Kolaborasi BRI Dengan Barca Academy: APC Bandung Juara BRI Youth Champions League 2026
-
3 Shio yang Paling Pantang Menyerah, Punya Mental Kuat