Suara.com - Uni Emirat Arab (UEA) membuat tonggak sejarah sebagai negara Arab pertama yang mengirim pesawat luar angkasa ke Mars lewat misi Al Amal atau Hope yang berhasil tiba di orbit Mars pada 9 Februari.
Misi antarplanet Arab yang pertama itu mengirim gambar penampakan gunung berapi tertinggi di tata surya saat tengah mempersiapkan diri untuk memulai pengamatan Mars.
Misi Hope dirancang untuk mengamati cuaca dan atmosfer Planet Merah. Namun, sebelum pesawat luar angkasa itu dapat memulai pengamatannya, Hope harus menyesuaikan orbitnya dengan dua gerakan koreografi yang cermat, yang keduanya akan terjadi dalam beberapa minggu ke depan.
Sementara itu, Hope telah menguji tiga instrumennya, termasuk kamera 12 MP yang disebut Emirates eXplorer Imager (EXI).
Dengan EXI, Hope mengambil gambar penampakan Olympus Mons, gunung berapi tertinggi di tata surya pada 26 Februari. Penampakan ini dibagikan oleh akun Twitter misi @HopeMarsMission pada 10 Maret.
"Emirates eXplorer Imager (EXI) menangkap pemandangan Olympus Mons, gunung berapi tertinggi di tata surya, dari ketinggian 13.007 km," cuit akun Twitter misi, seperti dikutip dari Space.com pada Jumat (19/3/2021).
EXI mengambil foto dalam triplet, masing-masing difokuskan pada cahaya merah, hijau, atau biru. Para ahli kemudian menggabungkan gambar tersebut untuk menghasilkan gambar yang lebih mudah untuk dilihat.
Selain itu, UEA juga telah merilis data awal dari dua instrumen lainnya di Hope, yaitu Emirates Mars Infrared Spectrometer (EMIRS), yang mengukur bagaimana panas mengalir antara permukaan planet dan atmosfernya dan Emirates Ultraviolet Spectrometer (EMUS), yang mengukur kelimpahan senyawa seperti hidrogen, oksigen, dan karbon monoksida di atmosfer bagian atas.
Dengan menggabungkan data dari ketiga instrumen selama 687 hari di Bumi, tim misi Hope akan mendapatkan pemahaman yang lebih detail tentang bagaimana lapisan atmosfer Mars berinteraksi sepanjang hari dan seiring perubahan musim.
Baca Juga: NASA Ungkap Mars Menyembunyikan Lautan di Bawah Kerak Planet
Berita Terkait
-
Lampaui Colony, HOPE Jadi Film Tercepat Raih 1 Juta Penonton di 2026
-
Bikin Antusias, Film Korea HOPE Karya Na Hong Jin Konfirmasi Tanggal Rilis
-
Tembus Festival Cannes, Film HOPE Kisahkan Teror Alien di Perbatasan DMZ
-
Novel Hope and Home, Menemukan Arti Rumah Sejati Melalui Curhatan Anonim
-
Tayang Tahun Ini, Film HOPE Hadirkan Teror Alien di Desa Terpencil
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Lumajang Krisis Air Bersih, Ribuan Warga Lumajang Hanya Bergantung pada Truk Tangki
-
Saepul Bongkar Kronologi Mutilasi di Depok, Alasan Buang Potongan Jasad Terungkap
-
Kanker Paru Kini Bisa Dideteksi Lebih Dini, Peluang Sembuh Juga Meningkat
-
Review More Than a Tree, Kisah Pohon yang Mengajarkan Arti Kehilangan
-
Mal Ramai Pasang Pagar Tinggi, Benarkah Akan Terjadi Kerusuhan?
-
Smartphone Sudah Bagus, Tapi Mengapa Banyak Content Creator Beralih ke Kamera?
-
3 Rekomendasi HP Terbaik untuk Fotografi Maksimal Harga 3 Juta, Memori Lapang, Megapiksel Besar
-
Berapa Jumlah Anak Tangga Pembawa Hoki Menurut Feng Shui? Ini Hitungannya
-
Kasus Komentar Nirempati ke Pasien BPJS Meluas, Perawat RSA UGM Diperiksa Tim Etik dan Hukum
-
Build Hero Gord Tersakit di MLBB, Biar Winrate Naik Signifikan!