Suara.com - Seorang kakek berusia 90 tahun diketahui, berjualan taoge goreng sejak zaman presiden Soekarno masih memerintah Indonesia.
Kisah tersebut dibagikan oleh pemilik akun TikTok @yua_set pada 14 Maret. Warganet tersebut bertemu dengan sang kakek yang berjualan di Permata Cibubur, Jakarta Timur.
Terekam seorang lelaki usia lanjut yang mengenakan baju batik berwarna hijau dan peci. Tangannya tampak cekatan membungkus taoge goreng yang dipesan warganet.
Menurut keterangannya, kakek tersebut memasak taoge goreng yang dijualnya dengan cara tradisional yang masih dipertahankannya selama puluhan tahun.
"Beliau jualan toge goreng dari jaman Ir. Soekarno, pas Permata Cibubur masih kebon karet. Umur beliau sudah 90 tahun, beliau sangat semangat ketika ada yang beli. Cara masaknya masih tradisional dari jaman baheula katanya," tulis pemilik akun dalam keterangan pada videonya.
Menariknya, dalam video terpisah kakek tersebut masih memiliki pendengaran yang baik dan mengobrol dengan pemilik akun.
Videonya pun viral dan telah dilihat sebanyak lebih dari 4,4 juta penayangan dan disukai lebih dari 307,8 ribu orang.
Beberapa pengguna lain meminta pemilik akun agar membuka donasi dan menyumbangkan uang tersebut kepada sang kakek.
Warganet pun menyanggupi dan membuka donasi untuk kakek tersebut hingga 20 Maret.
Baca Juga: Viral! Istri Rela Donorkan Ginjal ke Suaminya, Warganet: Bucin Level Surga
Tak hanya itu, pemilik akun juga mengajak pengguna lain yang tinggal di sekitar lokasi untuk membantu kakek dengan cara membeli taoge gorengnya.
"Woy jualannya samping mana, rumah gue deket sana," tulis akun @vshnti.
"Orang-orang yang hidup di masa Bung Karno, percayalah dia di masa tua akan semangat karena kemerdekaan aja diperjuangin," komentar @bukacincay.
"Ya Allah bungkusnya juga tradisional banget. Sehat-sehat ya kek, semoga lancar rezekinya," ungkap @nathasvarga.
"Salut buat yang mau bantu donasi. Buat yang belum bisa keluar uang, bisa bantu bantu doa semoga kakeknya diberi kekuatan dan kesehatan," tambah @wototim.
Berita Terkait
-
Rekam Materi Daring Dibantu Suami, Cara Kreatif Guru Ini Bikin Terhibur
-
Ngakak, Warganet Ini Bawa Teman Kecelakaan Berobat tapi Salah Klinik
-
Bikin Warganet Gemas, Ikan Peliharaan Ini Heboh Sambut Pemiliknya Pulang
-
Pelanggan Mau Duplikat Kunci, Warganet Ini Malah Diberi Kertas Bergambar
-
Coba Tangkap Burung Camar Hampir Mencuri Keripiknya, Ternyata Hewan Langka
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
iQOO Z11 dan Z11 Lite Bersiap ke Indonesia: Kombinasikan Chip Snapdragon serta Dimensity
-
Tak Hanya Xiaomi 17 Max, Mobil Listrik Gahar Xiaomi YU7 GT Siap Debut Pekan Ini
-
Moto Buds 2 Bersiap ke Pasar Asia, Bawa Baterai Tahan Lama dan Fitur ANC
-
The Economist Milik Siapa? Kritik Keras Prabowo, Ada Grup Rothschild dan Agnelli
-
Tebus Kesalahan, Devil May Cry Season 2 Dapat Sambutan Positif di Netflix
-
Sony Siapkan Headphone Premium: Pesaing AirPods Max, Harga Diprediksi Tembus Rp11 juta
-
5 HP Honor RAM Besar Termurah, Kuat untuk Multitasking Berat Mulai Rp2 Jutaan
-
Honor Robot Phone Siap Meluncur: Bawa Modul Kamera Gimbal dan Sensor 200 MP
-
Deepfake dan Phishing AI Mengancam Perbankan, Industri Diminta Waspada
-
Xiaomi 17 Andalkan Kamera Leica dan HyperAI, Patricia Gouw Bikin Konten Fashion Ala Editorial