Suara.com - Belakangan ini istilah Twitch tengah hangat diperbincangkan banyak orang. Platform tersebut menjadi ramai selepas digunakan untuk pertandingan catur Irene Sukandar melawan pemilik akun GothamChess di situs Chess.com, yakni Levy Rozman. Sebenarnya apa itu Twitch?
Jadi, Twitch ini semacam platform atau media tontonan berbasis internet. Jika di Indonesia, Youtube menempati posisi pertama sebagai media tontonan yang sering digunakan. Di luar negeri, Twitch menjadi salah satu media tontonan yang juga ramai digunakan.
Sebenarnya, apa itu Twitch?
Di Indonesia, mungkin Twitch memang bukan menjadi media tontonan paling populer. Berbeda dengan beberapa negara lainnya, yang mana menjadikan platform Twitch sebagai media tontonan untuk menarik followers, menjadi populer, dan mendapatkan uang.
Jadi, Twitch ini merupakan sebuah media atau platform streaming untuk para content creator yang ingin melakukan live streaming. Perlu diketahui, Twitch ini salah satu anak perusahaan Amazon.
Cara Kerja Twitch
Menariknya lagi, para content creator juga bisa live streaming sambil berkomunikasi dengan para penggemarnya melalui platform Twitch. Hal seperti ini mungkin memang sedikit berbeda dari platform Youtube.
Rupanya, hal ini juga lah yang menjadikan platform Twitch lebih menarik digunakan oleh para content creator di luar negeri. Nah, salah satu konten yang paling populer di platform ini yaitu game dan esport.
Hal menarik lainnya yang bisa dijumpai dari platform Twitch ini yaitu adanya sistem bisnis yang bisa menguntungkan para content creator. Platform ini juga menyediakan beberapa level (paket tingkatan) untuk para fans si content creator.
Baca Juga: Duel Irene Sukandar vs GothamChess Tak Lahirkan Pemenang
Adapun setiap levelnya memberikan kesempatan istimewa kepada para fans untuk bisa berkomunikasi langsung dengan content creator yang diidolakannya.
Nah, bagi para fans yang tertarik untuk berada pada tingkatan atau level tertentu, maka diharuskan mempunyai paket yang dapat diperoleh dengan cara berlangganan atau mengeluarkan sejumlah orang. Dari situlah para content creator akan memperoleh keuntungan.
Hal menarik lainnya yang dapat diperoleh para content creator yaitu mereka mempunyai hak untuk bisa mengatur atau setting sendiri video-video yang ditonton para penggemar berlangganan.
Para penggemar berlangganan ini juga dapat mengirimkan efek atau emoji chat yang bisa muncul saat video live streaming sehingga akan mudah dikenali oleh si content creator yang diidolakan.
Nah, itulah informasi mengenai apa itu Twitch yang beberapa waktu beberapa waktu belakangan ini ramai diperbincangkan banyak orang.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
OJK Jatuhkan Sanksi Rp91,09 Miliar kepada 104 Pihak di Pasar Modal
-
Ulasan Agent Kim Reactivated: Saat Mantan Agen Rahasia Kembali demi Menyelamatkan Anaknya
-
Isuzu D-Max Tampil Lebih Tangguh dengan Mesin Baru dan Teknologi 4x4 di GIIAS 2026
-
Selamatkan Uang Pajak Rakyat! Prabowo Didesak Segera Pisahkan Dana MBG dari Anggaran Pendidikan
-
IHSG Menguat ke 6.400? Cek Saham-saham Bluechip yang Diserok Asing Ini
-
Pemilik Kendaraan di DIY Bebas Denda Pajak hingga 30 September, Tunggak 10 Tahun Cukup Bayar 5 Tahun
-
BPK Bongkar 6 Hambatan Government 5.0, WTP Tak Lagi Cukup untuk Wujudkan Indonesia Emas
-
Polusi Kendaraan Renggut Satu Nyawa Setiap 12 Menit di Indonesia, Studi Soroti Dampak Seriusnya
-
707 Korban Jadi Alarm: Zero Tolerance BGN Cukup Hentikan Keracunan MBG?
-
Pasokan Semen ke Aceh Seret, Bos SIG Turun Gunung