Suara.com - Para arkeolog menemukan dua artefak terkubur berusia 9.000 tahun berkat seekor kelinci yang menggali tanah di Pulau Skokholm, Inggris.
Kedua artefak tersebut merupakan alat Zaman Batu berusia 9.000 tahun dan potongan tembikar berusia 3.750 tahun, kemungkinan dari guci Zaman Perunggu yang rusak.
Arkeolog sebelumnya telah menemukan artefak serupa di daratan Inggris, tetapi temuan baru ini adalah yang pertama dari jenisnya di Pulau Skokholm.
Temuan ini menunjukkan bukti bahwa manusia pernah mengunjungi atau tinggal di pulau tersebut ribuan tahun lalu.
Pulau yang terletak sekitar 3,2 kilometer di lepas pantai Pembrokeshire itu dikenal dengan puluhan ribu burung laut yang bersarang pada musim semi dan musim panas.
Keindahan alam dan margasatwa membuatnya mendapat julukan "Pulau Impian".
Temuan arkeologi selama bertahun-tahun menunjukkan bukti adanya orang prasejarah yang hidup di pulau ini, tetapi sedikit yang diketahui tentang mereka.
Mulai 1324, Pulau Skokholm diketahui menjadi peternakan kelinci selama 200 tahun ke depan.
Wardens Richard Brown dan Giselle Eagle, yang memantau pulau itu saat lockdown akibat pandemi, pertama kali menemukan artefak Zaman Batu berbentuk oval yang halus, ketika keduanya berada di dekat kelinci.
Baca Juga: Makam Mewah Prajurit Zaman Besi Terkubur Dekat Burung Hantu Tanpa Kepala
Foto-foto artefak tersebut kemudian dikirim melalui email kepada Toby Driver, arkeolog dari Royal Commission, Wales, yang akhirnya menghubungi ahli alat batu prasejarah Andrew David.
"Alat-alat itu jelas berasal dari Mesolitik akhir dan diduga telah digunakan dalam tugas-tugas seperti memproses makanan seperti kerang. Alat tersebut digunakan oleh masyarkaat pemburu-pengumpul sekitar 6.000-9.000 tahun yang lalu," kata David, dikutip dari Live Science, Senin (5/4/2021).
Selang beberapa hari setelahnya, Brown dan Eagle menemukan artefak lain, yaitu sepotong tembikar kasar yang digali kelinci dengan lubang yang sama seperti temuan sebelumnya.
Fragmen tembikar berasal dari guci berdinding tebal yang telah dihiasi dengan garis-garis di bagian atasnya.
Guci ini kemungkinan besar merupakan vas Zaman Perunggu awal dan digunakan sebagai wadah yang terkiat dengan penguburan kremasi.
Fragmen tembikar bertanggal antara 2100 dan 1750 SM atau sekitar 3.750 tahun yang lalu.
Mayat sering dikremasi dan dikubur dalam guci di Wales barat pada periode tersebut, namun ini adalah bukti pertama dari guci semacam itu ditemukan di Pulau Skokholm.
Berkat penemuan yang dibantu kelinci ini, Royal Commission, sekarang berencana untuk melakukan penggalian arkeologi di Pulau Skokholm musim panas ini.
Berita Terkait
-
Viral Makhluk Ini Ikutan Makan Nasi Padang, Publik Gemas Pengen Pelihara
-
Jangkar Batu Usia 2.000 Tahun Ditemukan, Kemungkinan Sisa Pelabuhan Romawi
-
Arkeolog Temukan Patung Banteng Berusia Sekitar 2.500 Tahun
-
Ilmuwan Ungkap Perempuan Pernah Berjaya dan Memerintah pada Zaman Perunggu
-
Gulungan Alkitab Berusia 1.900 Tahun Ditemukan di Gua Horor Israel
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Bawa Tuntutan Hukum Mati Koruptor, Botok Cs Diterima Masuk ke Rapat Paripurna DPR
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
Terkini
-
KAI Commuter Siaga Aksi Demo Jakarta
-
Korban Hilang Longsor Jalur Perbatasan Tibet - Nepal Melonjak Hingga 558 Orang
-
Mengenal Rumus Volume dan Luas Permukaan Prisma: Panduan Lengkap Sifat, Jenis, dan Contoh Soal
-
Disrupsi AI di Industri Kreatif: Ketika Keterampilan Teknis Saja Tak Lagi Cukup
-
5 Rekomendasi HP dengan Layar Lebar dan UI Sederhana untuk Orang Tua
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Meski Tak Mati Terbakar, Satwa Liar Tetap Terancam Karhutla
-
Spanduk Jangan Ganggu Mandat 5 Tahun Presiden Prabowo Terbentang di JPO Senayan
-
Maki-maki Netizen Malaysia kepada Presiden Prabowo Gegara Karhutla, Disuruh Ganti Nama
-
Massa Terus Padati Gedung DPR, Polisi Perketat Penjagaan dan Lakukan Pemeriksaan Acak