Suara.com - Warganet Indonesia ramai-ramai meminta maaf ke pasangan gay Thailand yang baru-baru ini dihujat, dihakimi, dan bahkan diancam akan dibunuh di oleh para pengguna Facebook Indonesia.
Tagar #indonesiasaysorryforthailand, seperti yang dipantau Suara.com dari Bogor, Jawa Barat, Rabu (14/3/2021), sudah dicuitkan lebih dari 81.000 kali di Twitter. Di daftar trending topic Twitter Indonesia, tagar ini hingga Rabu sore masih berada di urutan pertama.
Tagar ini mencuat setelah ada salah satu pengguna TikTok yang menceritakan nasib adiknya ketika bekerja di Thailand. Komentar yang diunggah ke Twitter tersebut menjelaskan bahwa adik laki-lakinya dipulangkan paksa dari pekerjaannya di Thailand
"Adek cowok gua dipulangi paksa sama boss di kantornya. Adek gua sampai nangis sesenggukan karena pekerjannya hilang karena kesalahan netizen Indonesia," tulis pengguna TikTok yang difoto dan diunggah kembali di Twitter.
Kisah dari TikTok ini, yang belum dapat diperiksa atau dipastikan kebenarannya, lantas disambut kecaman di Twitter. Pengguna Twitter Indonesia mengaku malu dan kesal dengan kelakuan warganet Indonesia yang menghujat dan mengancam akan membunuh pasangan gay Thailand tersebut.
"Gue pernah nonton film tentang lgbt gitu, terus ada percakapan gini, 'ga ada agama yang membenarkan tentang lgbt, tapi ga ada juga agama yang nyuruh kita buat membenci atau menghina tentang ini.' So please respect each other. #ApologizetoThailand #Indonesiasaysorryforthailand" tulis pemilik akun @bbynbear.
"Indonesian netizens what's wrong with you? Itu negara orang, kenapa kalian yang ngurusin? Why?" tulis orang di balik akun @Din_exol.
Keributan yang melibatkan warganet Indonesia dan Thailand ini berawal ketika sepasang kekasih di Thailand menikah dan menunggah foto pernikahan mereka di Facebook pada 4 April lalu. Pasangan yang terdiri dari dua lelaki ini menikah secara sah di negara mereka sendiri.
Entah mengapa unggahan kebahagiaan pasangan gay Thailand itu menarik perhatian warganet Indonesia yang segera menumpahkan hujatan, caci-maki, penghakiman, dan bahkan ancaman pembunuhan di kolom komentar.
Baca Juga: Sempat Dihujat Netizen Indonesia, Pasangan Gay Thailand Akhirnya Buka Suara
Menurut salah satu pasangan itu, Suriya Koedsang, akun Facebooknya selama tiga hari berturut-turut diserbu oleh warganet Indonesia yang menuliskan kata-kata tidak senonoh. Mereka rata-rata menulis bahwa homoseksual dilarang oleh Tuhan dan akan mendatangkan azab.
Komentar-komentar itu kemudian dibalas oleh warga Thailand dan tak lama, kolom komentar Suriya pun berisi konten-konten kebencian antar negara, penghinaan atas orientasi seksual, dan penghinaan terhadap agama tertentu.
"Kami menikah di rumah kami yang nyaman bersama keluarga, di tempat saya sendiri, di negara saya, lalu apa yang salah dengan Indonesia dan orang Indonesia? Mengapa harus begitu dramatis? Mengapa kalian sangat kasar pada kami? Mengapa saya harus bersembunyi jika saya tidak berbuat salah?" tulis Suriya.
Setelah dirinya, pasangannya, orang tuanya, keluarganya, dan bahkan fotografer pernikahannya menerima ancaman pembunuhan dari warganet Indonesia, Suriya menghubungi pengacara untuk meminta saran hukum.
Berita Terkait
-
Saya Raja! Sesumbar Kim Sang-sik Usai Bawa Vietnam Juara Piala AFF 2026
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
Gianni Infantino Nongol di Final Piala AFF 2026 Vietnam vs Thailand, Pertanda Apa?
-
Final Piala AFF 2026: Kim Sang-sik Janji Bakal Joget Gemoy Jika Vietnam Juara
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan