Bola / Bola Dunia
Selasa, 25 Agustus 2026 | 15:09 WIB
Pelatih Vietnam Kim Sang-sik saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Banten [Vnexpress]
Baca 10 detik
  • Pelatih Kim Sang-sik berencana berjoget merayakan juara Piala AFF 2026 bersama Nguyen Dinh Bac.
  • Vietnam bersiap menghadapi Thailand pada leg kedua final di Stadion My Dinh membawa keunggulan agregat 2-0.
  • Seluruh skuad sepakat menganggap laga dimulai dari skor 0-0 demi menghindari kegagalan masa lalu.

Suara.com - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik, menyimpan satu keinginan jika anak asuhnya berhasil mengangkat trofi Piala AFF 2026.

Pelatih asal Korea Selatan itu ingin berjoget bersama striker muda Nguyen Dinh Bac dalam pesta juara.

Keinginan tersebut disampaikan Kim Sang-sik dalam konferensi pers jelang leg kedua final Piala AFF 2026 melawan Thailand, Selasa (25/8/2026).

“Jika pemain dan suporter menginginkannya, saya akan berjoget. Saya berharap saya dan Bc bisa berjoget bersama merayakan kemenangan,” kata Kim Sang-sik dikutip dari Tuoitre.

Dinh Bac kemudian menyambut keinginan sang pelatih.

Ia bahkan memperkirakan seluruh skuad Vietnam akan ikut merayakan jika mereka benar-benar memastikan gelar juara.

“Saya pikir jika besok juara, seluruh tim akan berjoget, bukan hanya saya dan pelatih,” ujar Dinh Bac.

Kim Sang-sik menegaskan Vietnam kini hanya berjarak satu pertandingan dari trofi Piala AFF 2026.

Namun, keunggulan 2-0 dari leg pertama tidak membuat dirinya dan para pemain merasa sudah menjadi juara.

Baca Juga: Thailand Terjepit 0-2, Anthony Hudson Sesumbar Bisa Comeback di Markas Vietnam

“Timnas Vietnam hanya berjarak satu pertandingan terakhir dari gelar juara setelah berbulan-bulan berlatih. Kami akan berusaha memberikan pertandingan yang bagus dan kenangan indah,” tutur Kim.

Ia bahkan menyebut pertandingan melawan Thailand akan menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola Vietnam.

“Pertandingan ini akan ditulis dalam sejarah sepak bola Vietnam. Para pemain akan menjadi tokoh utama dalam cerita tersebut,” tegasnya.

Kim juga meminta dukungan penuh suporter Vietnam di Stadion My Dinh. Ia berharap tribun dipenuhi pendukung yang memberikan energi tambahan kepada tim.

Dinh Bac juga menegaskan para pemain Vietnam tidak akan menganggap keunggulan dua gol sebagai jaminan juara.

Menurutnya, seluruh skuad sepakat memandang pertandingan leg kedua seolah-olah masih dimulai dari skor 0-0.

“Kami menganggap skor tetap 0-0. Vietnam akan melakukan segala cara agar masa lalu tidak terulang,” kata Dinh Bac.

“Kaki kami tetap berada di tanah. Siapa pun yang menjadi starter, semua pemain tetap bersatu dan memiliki tekad yang sama,” ujarnya.

Load More