Suara.com - Map atau peta baru Among Us bertajuk Airship, yang diluncurkan beberapa waktu lalu, disebut-sebut surga bagi impostor dan penuh tantangan bagi para crewmates.
Airship ini menjadi peta terbesar di game Among Us sejauh ini. Ukurannya yang terlalu besar diklaim menjadi peta paling sulit dan menguntungkan impostor ketimbang crewmates.
Menurut PC Gamer, map Airship memiliki beberapa faktor yang membuatnya menjadi taman bermain yang leluasa bagi impostor. Berikut adalah ulasannya:
1. Lebar
Airship sejauh ini menjadi peta terbesar di game Among Us. Ukurannya yang besar dari kanan ke kiri ini menjadi sebuah keuntungan untuk impostor.
Saat menjelajahi peta, jarang sekali para crewmates bertemu dengan pemain lainnya. Belum lagi, sistem lobi Among Us masih terbatas untuk sepuluh orang. Peta sebesar dinilai tidak sesuai dengan jumlah pemain dalam game sehingga akan jadi terlalu sepi.
2. Misi yang sulit dan banyak
Pembaruan Among Us beberapa waktu lalu juga menghadirkan misi yang harus dijalankan crewmates. Ada beberapa misi seperti mengangkut sampah dari keranjang, mandi, membersihkan kamar mandi lewat mengumpulkan handuk, dan banyak misi lainnya.
Namun ada beberapa misi yang perlu waktu cukup lama untuk diselesaikan. Bahkan, ada juga misi yang menugaskan crewmate berpindah dari satu ruangan ke ruangan lain.
Tugas baru ini memang lebih menarik dan cukup unik, namun jika memerlukan waktu lebih lama, maka impostor tak segan bisa membunuh para crewmate selama menjalankan misi.
3. Pro impostor
Peta Airship juga memiliki beberapa fitur yang sekiranya menguntungkan impostor. Misalnya, ada fitur khusus impostor untuk sabotage ruangan tertentu hingga mematikan lampu.
Baca Juga: 5 Game Online Bikin Puasa Terasa Lebih Cepat
Alhasil crewmates harus membetulkan ruangan yang disabotase atau menyalakan lampu. Sayangnya, mereka memerlukan waktu yang lebih lama untuk menyelesaikannya.
Peta Airship yang besar membuat para crewmate perlu menyusuri ruangan lebih luas untuk memperbaiki sabotage atau lampu mati. Sementara waktu untuk memperbaiki sabotage juga terbatas.
Kemudian, ada juga fitur vent yang biasa digunakan impostor untuk pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Meski petanya besar, vent ini tetap hanya berlaku untuk tiga lokasi terdekat sesuai jarak antar vent.
Hal yang membuatnya sulit lagi-lagi karena peta yang terlalu besar. Meskipun vent ini ditempatkan dengan jarak yang tak terlalu jauh, namun room di Airship yang luas dan sepi mendukung para impostor untuk membunuh crewmate.
Lalu ada fitur spawn. Fitur ini akan muncul ketika seseorang menemukan mayat atau mengadakan emergency meeting. Di update terbaru ini, semua pemain bisa menentukan lokasi spawn di tiga tempat berbeda.
Dengan fitur spawn di tiga lokasi berbeda, otomatis jumlah pemain juga makin sedikit karena menyebar. Lokasi ini bisa dimanfaatkan oleh para impostor untuk membunuh crewmate.
Meski begitu, peta Airship ini tetap menjadi sebuah game menarik yang bisa dimainkan bersama teman. InnerSloth selaku pengembang game Among Us juga telah menjanjikan bakal memperbanyak kapasitas dari 10 menjadi 15. Ini bakal menjadikan Airship menjadi lebih ramai dan lebih seru untuk dimainkan.
Berita Terkait
-
Nintendo Rilis Game Seluler Fire Emblem Shadows, Tersedia di iOS dan Android
-
Standar Toxic Literasi: Mengapa Banyak Orang Tak Percaya Diri Jadi Penulis?
-
Death Note: Killer Within, Game Deduksi Menegangkan ala Among Us
-
Server Goose Goose Duck Tumbang Gara-gara V BTS
-
Among Us VR Bakal Dirilis 10 November
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda