Suara.com - Salah satu hal yang mungkin membuat pemain MOBA terbawa emosi adalah tindakan Taunting yang dilakukan pihak musuh. Salah satu pro player Alter Ego LeoMurphy, memberikan pendapat terkait aksi recall-recall untuk taunting di Mobile Legends.
Ternyata menurut pandangannya, Taunting merupakan hal yang biasa bagi para pro player. Mereka tidak akan terserang emosinya atau malah marah apabila di-taunting oleh musuh. Taunting sendiri merupakan tindakan provokasi pada lawan main dengan melakukan hal-hal tertentu.
Player MOBA cukup familiar dengan Taunting mengingat player biasanya dapat menge-drop item, bermain dekat fountain, mengirim stiker atau chat tertentu, atau mungkin "recall-recall" apabila di game Mobile Legends.
Salah satu inisiator sekaligus player yang sering "recall-recall" merupakan Julian Murphy atau pemilik IGN LeoMurphy. Perannya sebagai Tank terdepan dari Alter Ego membuatnya ia sering memamerkan "recall-recall" tepat di garis terluar dekat pertahanan lawan.
Bahkan caster MPL, Kornet menjuluki cowok tersebut dengan sebutan Leo "tas-tas'tas" Murphy mengingat efek recall-recall yang sering ia pamerkan.
Ketika diundang pada MPL Quickie, AE LeoMurphy mengungkapkan bahwa aksi Taunting merupakan hal biasa bagi pro player. Namun untuk kebanyakan orang lain, mereka masih menganggap itu sombong.
"Mungkin taunting bagi pro player merupakan hal biasa, tapi kebanyakan orang masih belum biasa, dan malah dibilang sombong. Kalau pro player chill-chill aja. Nggak ada yang sampai marah," kata AE LeoMurphy.
Clara Mongstar yang menjadi pembawa acara di MPL Quickie lantas memberikan pertanyaan mengenai bagaimana perasaan LeoMurphy ketika ia di-taunting oleh RRQ.
Sebagai informasi, Alter Ego sempat kalah 0 vs 2 di putaran kedua MPL Season 7 babak reguler saat melawan RRQ. Sebagai selebrasi, pemain RRQ berbaris dan melakukan aksi "recall-recall" tepat pada mid-lane depan Inhibitor Alter Ego.
Baca Juga: Libas RRQ Hoshi di Laga El Clasico, Ini Kata EVOS Luminaire
Bukannya emosi, LeoMurphy justru menyebutkan bahwa dia ingin ikut melakukan aksi recall-recall bersama Sang Raja.
"Waktu recall-recall mereka (RRQ) baris kan. Itu malah gue pengen ikutan cuma kayaknya masih bisa di-defense dengan cara aku nge-cut minion-nya. Cuma ah nggak bisa lagi, mereka langsung baris dan pasrah aja udah. Sempat kepikiran pengen ikut recall tapi sambil ngilang gitu," tambah AE LeoMurphy.
Alter Ego sendiri lolos ke play-off bersama lima tim lain. Cukup menarik apakah aksi Taunting terkenal mereka akan dipamerkan lagi saat play-off MPL Season 7 atau tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk