Suara.com - Tim peneliti internasional untuk pertama kalinya menemukan makam tertua yang disengaja, dari individu Homo sapiens di Afrika.
Makam yang terletak di dalam gua dekat pantai di Kenya itu milik seorang anak kecil sekitar 78.000 tahun lalu.
Anak itu baru berusia sekitar tiga tahun ketika meninggal.
Tubuhnya meringkuk ke samping, seolah-olah tidur atau menghangatkan diri, dan kepala anak itu diletakkan dengan hati-hati di atas bantal.
Para ilmuwan menamai tubuh anak itu Mtoto, yang dalam bahasa Swahili berarti anak.
"Ini adalah bukti paling awal yang kita miliki di Afrika tentang manusia yang hidup secara fisik," kata Maria Martinón-Torres, ahli paleoantropologi yang memimpin penemuan pemakaman kuno itu.
Investigasi rumit selama berbulan-bulan oleh tim Pusat Penelitian Evolusi Manusia Nasional (CENIAH), mengungkap tengkorak dan tulang anak kecil Homo sapiens.
Penguburan Homo sapiens yang lebih tua telah ditemukan di Eropa dan Timur Tengah, beberapa berasal dari sekitar 120.000 tahun lalu.
Tetapi kerangka Mtoto adalah bukti tertua dari penguburan yang disengaja di Afrika hingga saat ini.
Baca Juga: Ditemukan Gua Bukti Neanderthal Berhubungan Intim dengan Manusia Modern
Menurut para ahli, jarak 40.000 tahun antara penguburan Homo sapiens tertua yang diketahui dan penguburan Mtoto, mungkin mencerminkan fakta bahwa arkeologi paleolitik relatif baru di Afrika dibandingkan dengan Eropa dan Asia.
Dilansir dari Live Science, Jumat (7/5/2021), beberapa fitur penguburan Mtoto mirip dengan penguburan sebelumnya oleh Homo sapiens dan Neanderthal.
Para peneliti juga menemukan bahwa lubang yang mengelilingi tubuh anak tersebut digali dengan sengaja, menunjukkan bahwa itu adalah penguburan yang sebenarnya dan bukan hanya "penyembunyian mayat".
Mengingat tubuh anak tersebut ditemukan di gua Panga ya Saidi, gua tersebut saat ini dianggap sebagai tempat suci oleh beberapa orang Kenya dan kemungkinan keyakinan serupa juga terjadi pada Zaman Batu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi