- Rumor kuat menyebutkan Call of Duty 2026 adalah game Modern Warfare 4.
- Infinity Ward dikabarkan pimpin pengembangan untuk peluncuran konsol Xbox generasi baru.
- Treyarch siapkan game Zombies mandiri dengan formula klasik era Black Ops.
Suara.com - Developer dikabarkan sedang mengerjakan 'proyek serius' Call of Duty 2026. Meroketnya sang rival, Battlefield, serta performa kurang maksimal judul COD lawas membuat generasi penerus menuai ekspektasi tinggi.
Bocoran dan spekulasi kuat mengarah pada satu nama yang sudah tidak asing lagi: Call of Duty: Modern Warfare 4.
Dikabarkan sedang dikembangkan oleh studio veteran Infinity Ward, game ini dirumorkan melanjutkan kisah epik melawan Makarov untuk mencegah Perang Dunia 3.
Developer bahkan berpotensi mengangkat latar cerita yang melibatkan Korea. Namun, rumor yang paling mengguncang komunitas bukan hanya tentang judul.
Informasi terbaru menunjukkan bahwa Microsoft memiliki rencana besar untuk waralaba ini.
Modern Warfare 4 diposisikan sebagai judul peluncuran andalan untuk konsol Xbox generasi berikutnya.
Strategi ini dirancang untuk memberikan gebrakan besar, terutama dengan kehadiran Grand Theft Auto VI di cakrawala yang sama.
Untuk memaksimalkan dampak, sebuah game Zombies mandiri yang dikembangkan oleh Treyarch juga dilaporkan akan rilis bersamaan.
Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar yang telah lama menginginkan pengalaman Zombies klasik tanpa terikat pada siklus rilis tahunan.
Baca Juga: Trailer Forza Horizon 6 'Bioma' Pamerkan Lanskap Jepang yang Spektakuler
Mengutip VGC, bocoran mengenai game Zombies mandiri ini menyebutkan kembalinya formula bertahan hidup yang lebih murni.
Itu bakal membuang mekanisme modern demi pengalaman yang mengingatkan pada era keemasan Black Ops.
Pergeseran strategi ini sejalan dengan visi Microsoft untuk menjadikan Activision lebih "gesit", memungkinkan pilar-pilar utama seperti Multiplayer, Warzone, dan Zombies untuk berkembang secara independen.
Tentu saja, Activision telah merespons gelombang spekulasi ini. Melalui media sosial resmi, mereka menyatakan, “Pabrik rumor bekerja lembur. Ini bukan itu.”
Namun, para pemain veteran tahu betul bahwa bantahan semacam ini seringkali menjadi bagian dari permainan pemasaran sebelum pengumuman besar.
Masa depan Call of Duty di bawah Microsoft tampaknya akan lebih eksperimental dan modular dari generasi pendahulu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
7 HP Gaming Murah Dibawah Rp1 Jutaan, Kuat Main Gim Berat Tanpa Lag
-
Daftar Harga HP Vivo Terbaru 2026 Lengkap, Mana Paling Worth It Sesuai Budget Kamu?
-
Daftar 6 iPhone Paling Worth It Dibeli di Tahun 2026 dan Harganya
-
Komdigi Akan Blokir Wikipedia Sepekan Lagi Jika Ultimatum Tidak Diacuhkan
-
Laptop AI Intel Core Ultra Series 3 Resmi Dijual di Indonesia, Ini Keunggulan dan Daftar Mereknya
-
5 HP Samsung Seri A dengan Layar AMOLED: Display Mewah Harga Murah
-
23 Kode Redeem FC Mobile 15 April 2026, Bersiap Klaim Pemain Kompensasi Bug OVR 117
-
Lowongan Talenta AI Makin Diburu, Telkomsel Ajak Mahasiswa Ikut IndonesiaNEXT 2026
-
Vivo T5 Pro Resmi Debut, HP Midrange Baterai 9.020 mAh Ini Siap ke Indonesia
-
Skip iPhone X: Ini 5 iPhone Terlawas yang Masih Layak Dibeli 2026