Tekno / Game
Minggu, 01 Maret 2026 | 14:11 WIB
Ilustrasi bocoran game Call of Duty 2026. (Xcancel, TheGhostofHope)
Baca 10 detik
  • Rumor kuat menyebutkan Call of Duty 2026 adalah game Modern Warfare 4.
  • Infinity Ward dikabarkan pimpin pengembangan untuk peluncuran konsol Xbox generasi baru.
  • Treyarch siapkan game Zombies mandiri dengan formula klasik era Black Ops.

Suara.com - Developer dikabarkan sedang mengerjakan 'proyek serius' Call of Duty 2026. Meroketnya sang rival, Battlefield, serta performa kurang maksimal judul COD lawas membuat generasi penerus menuai ekspektasi tinggi.

Bocoran dan spekulasi kuat mengarah pada satu nama yang sudah tidak asing lagi: Call of Duty: Modern Warfare 4.

Dikabarkan sedang dikembangkan oleh studio veteran Infinity Ward, game ini dirumorkan melanjutkan kisah epik melawan Makarov untuk mencegah Perang Dunia 3.

Developer bahkan berpotensi mengangkat latar cerita yang melibatkan Korea. Namun, rumor yang paling mengguncang komunitas bukan hanya tentang judul.

Informasi terbaru menunjukkan bahwa Microsoft memiliki rencana besar untuk waralaba ini.

Modern Warfare 4 diposisikan sebagai judul peluncuran andalan untuk konsol Xbox generasi berikutnya.

Strategi ini dirancang untuk memberikan gebrakan besar, terutama dengan kehadiran Grand Theft Auto VI di cakrawala yang sama.

Untuk memaksimalkan dampak, sebuah game Zombies mandiri yang dikembangkan oleh Treyarch juga dilaporkan akan rilis bersamaan.

Ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan bagi para penggemar yang telah lama menginginkan pengalaman Zombies klasik tanpa terikat pada siklus rilis tahunan.

Baca Juga: Trailer Forza Horizon 6 'Bioma' Pamerkan Lanskap Jepang yang Spektakuler

Mengutip VGC, bocoran mengenai game Zombies mandiri ini menyebutkan kembalinya formula bertahan hidup yang lebih murni.

Itu bakal membuang mekanisme modern demi pengalaman yang mengingatkan pada era keemasan Black Ops.

Pergeseran strategi ini sejalan dengan visi Microsoft untuk menjadikan Activision lebih "gesit", memungkinkan pilar-pilar utama seperti Multiplayer, Warzone, dan Zombies untuk berkembang secara independen.

Tentu saja, Activision telah merespons gelombang spekulasi ini. Melalui media sosial resmi, mereka menyatakan, “Pabrik rumor bekerja lembur. Ini bukan itu.”

Namun, para pemain veteran tahu betul bahwa bantahan semacam ini seringkali menjadi bagian dari permainan pemasaran sebelum pengumuman besar.

Masa depan Call of Duty di bawah Microsoft tampaknya akan lebih eksperimental dan modular dari generasi pendahulu.

Dengan janji ketersediaan di Game Pass sejak hari pertama, serta potensi kehadiran di semua platform utama termasuk PS5, era baru bagi seri game FPS legendaris ini terasa semakin dekat.

Load More