Suara.com - Apple resmi menghadirkan aksesori pelacak data bernama AirTag untuk memudahkan pengguna mencari barang yang hilang.
Ternyata, perangkat ini mendapat sambutan positif dari konsumen.
Hal ini diketahui dari survei yang dikeluarkan produsen gadget SellCell.
Survei yang melibatkan 3.000 konsumen Apple ini menyatakan 61 persen dari mereka berencana membeli aksesori AirTag.
Bahkan, mereka juga mau membeli perangkat tersebut dengan multi-paket atau lebih banyak.
"61 persen pengguna iPhone dan iPad berniat membeli AirTag baru, sementara 39 persen tidak tertarik. 54 persen berpendapat bahwa harga Apple AirTags sesuai, 32 persen menganggapnya masuk akal, 14 persen merasa harganya mahal dan seharusnya bisa lebih murah," ungkap survei tersebut, dikutip dari 9to5mac, Selasa (18/5/2021).
Selain itu, responden juga menyatakan beberapa alasan kenapa mereka menyukai perangkat AirTag.
Sebanyak 42 persen menyebut perangkat dapat diandalkan karena memanfaatkan jaringan Find My Apple.
Berjumlah 19 persen responden mengaku AirTag memiliki nilai yang luar biasa.
Baca Juga: Apple Akan Bikin Konsol Game Mirip Nintendo Switch
Kemudian 15 persen mengatakan perangkat punya fitur privasi yang kuat, 10 persen mengungkap perangkat unggul karena menggunakan baterai yang bertahan hingga setahun, 6 persen menyukai karena akan memiliki banyak aksesori.
Sebanyak 5,3 persen menyebut suka dengan kustom teks, emoji, dan angka di perangkat.
Terakhir, 2,7 persen menyukai karena desain keseluruhan lebih baik dari perangkat pesaing.
Terkait berapa banyak AirTag yang akan dibeli, 57 persen responden mengaku ingin membeli sepaket perangkat (berisi empat buah). Sedangkan 43 persen lainnya ingin membeli satuan.
Beberapa responden mengaku ingin memanfaatkan fungsi AirTag untuk barang-barang seperti kunci, hewan peliharaan, bagasi, sepeda, hingga dompet.
Sementara warna AirTag yang paling diminati adalah biru, perak, dan hijau.
Apple AirTag dijual dengan harga 29 dolar AS atau Rp 414.000, namun Apple menyediakan harga khusus untuk pembelian paket berisi empat buah senilai 99 dolar AS atau Rp 1,4 juta.
Berita Terkait
-
Covid-19 Masuk ke Pabrik Apple di India, Produksi iPhone Terpengaruh?
-
Salip Apple, Xiaomi Jadi Ponsel Terlaris Kedua di Eropa
-
Waduh! Apple AirTag Bisa Diretas dan Diprogram Ulang
-
Google Play Store Bakal Ungkap Data Pengguna yang Diambil Aplikasi
-
Apple Watch Selanjutnya Bisa Deteksi Gula dan Alkohol dalam Darah
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar