Suara.com - Seorang peneliti Jerman dengan nama stacksmashing, menyebarkan tweet tentang keberhasilannya meretas pelacak item Apple AirTag.
Dia merekayasa balik mikrokontroler pada perangkat dan mem-flash ulang mikrokontroler, yang memungkinkannya membuat beberapa perubahan pada fungsionalitas AirTag.
Perubahan berkaitan dengan URL yang muncul pada pemberitahuan ketika AirTag dalam Mode Hilang diketuk oleh smartphone berkemampuan NFC (iOS atau Android).
Saat AirTag ditempatkan dalam Mode Hilang, AirTag mengirimkan sinyal yang dapat ditangkap oleh hampir 1 miliar perangkat Apple aktif di seluruh dunia.
Ketika AirTag ditemukan oleh jaringan "Temukan Saya" ini, menempatkan AirTag di dekat iPhone atau perangkat Android berkemampuan NFC akan membuka pemberitahuan yang mengarahkan orang yang menemukan tag yang hilang ke situs web (found.apple.com).
Semoga pemilik benda yang hilang ingat untuk menambahkan informasi kontaknya termasuk nomor telepon dan pesan.
Di sinilah peretasan masuk. Peneliti Jerman mengubah URL pada pemberitahuan, dilansir laman Phonearena, Senin (10/5/2021).
Alih-alih memberi tahu orang yang menemukan AirTag yang hilang tentang situs found.apple.com, pemberitahuan tersebut mempromosikan situs web peneliti dan menyertakan URL-nya.
Ini seharusnya mengkhawatirkan Apple karena peretasan AirTag memungkinkan seseorang menguntit pengguna AirTag tertentu.
Baca Juga: Disebut Ancam Keselamatan Anak, Penjualan AirTag Apple Ditarik
Apple telah mengirimkan peringatan ketika AirTag yang bukan miliknya ditemukan "bepergian" dengan keluarga.
Adapun kemungkinan AirTag dapat diretas untuk menciptakan masalah keamanan, sepertinya itu terbukti sangat mungkin dan Apple perlu merespons.
Berita Terkait
-
Akun Medsos Twitter dan Instagram Unej Diretas, Pihak Kampus Lapor Dikti
-
FBI Ikut Turun Tangan dalam Atasi Peretasan di Microsoft Exchange
-
Peretasan Pertamina Akibat Keamanan Sistem TI Tidak Memadai
-
Database Diduga Diretas, Kejagung Diminta Amankan Sistem Pakai Alat Canggih
-
Diduga Terlibat Pencurian Siber Rp 18 Triliun, AS Tuntut 3 Pria Korea Utara
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pokemon Evolusi Mega ex Hadir dalam Format Starter Deck Siap Main
-
OLX Luncurkan Kategori Barang Gratis untuk Mempermudah Berbagi Selama Ramadan
-
Harga dan Spesifikasi Huawei Band 11 Series Resmi di Indonesia, Layar AMOLED 1,62 Inci
-
4 HP OPPO RAM 8 GB Paling Murah Februari 2026 Mulai Rp2 Jutaan
-
Ampverse Resmi Ekspansi ke Indonesia, Andalkan AI dan Gaming Intelligence
-
Alasan ASUS ExpertBook P1 P1403 Cocok untuk Pebisnis UMKM
-
5 HP Kamera Bagus untuk Lebaran Mulai Rp3 Jutaan, Hasil Foto Jernih Tak Perlu Sewa iPhone
-
Indosat HiFi Air Resmi Hadir, Internet Rumah Tanpa Kabel Bisa Dibawa Mudik dan Langsung Aktif
-
27 Kode Redeem FF 27 Februari 2026: Ada Skin SG2, Angelic, Hingga Bundle Jujutsu Kaisen
-
25 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 27 Februari 2026: Klaim Pemain OVR 117 dan Ribuan Gems Gratis