Suara.com - Khawatir tentang apa kata pencarian terakhir kamu? Google akhirnya mengizinkan siapa pun untuk menghapus 15 menit terakhir pencarian mereka.
Jadi, kamu dapat menghapus kemungkinan hasil sebelumnya muncul di beranda Google saat mulai mengetik, dilansir laman Express, Senin (24/5/2021).
Perlu diperhatikan bahwa ini berbeda dengan riwayat browser kamu. Sementara browser web, apakah kamu menggunakan Google Chrome, Safari, Microsoft Edge, Firefox, akan melacak situs web dan pencarian yang kamu buat untuk membantu kembali ke halaman berikutnya.
Ini digunakan untuk menyesuaikan iklan dengan selera mu, menyarankan video YouTube berdasarkan minat, dan memunculkan istilah penelusuran sebelumnya saat mulai mengetik.
Semuanya sangat membantu, sampai kamu mencari sesuatu yang ingin dilupakan.
Tentu saja, Google telah menawarkan kemampuan untuk mencari tanpa takut hasil kamu akan digunakan untuk hal-hal di atas sebelumnya.
Dikenal sebagai Incognito Mode, ini dibangun ke dalam Google Chrome dan menghentikan aktivitas web mu yang direkam oleh Google.
Namun, jika kamu belum pernah menggunakan Incognito Mode dan ingin menghapus seperempat jam terakhir dari rekaman, fitur terbaru ini akan berguna.
Diumumkan selama konferensi pengembang tahunannya, yang dikenal sebagai Google I/O 2021.
Baca Juga: 5 Fitur Google Maps Perlu Anda Ketahui, Supaya Tidak Tersesat
Perusahaan California itu menjelaskan bahwa mereka sekarang akan menyertakan pintasan cepat untuk menghapus kueri 15 menit terakhir menggunakan mesin pencari.
Jika tiba-tiba menyadari bahwa kamu sedang berburu hadiah ulang tahun tanpa mengaktifkan Incognito Mode, kamu dapat menuju ke halaman utama Google.co.uk, klik ikon profil Anda di pojok kanan atas, pilih Kelola Akun Google Anda, dan kemudian klik "Hapus Riwayat" dari menu.
Sederhana! Google mengatakan telah menempatkan fitur baru ini di depan dan tengah karena yakin itu akan sangat populer di kalangan penggemar.
Itu menunjukkan bahwa ini mungkin adalah sesuatu yang telah diminta oleh perusahaan untuk diterapkan pengguna Google yang pelupa.
Apa pun itu, menyenangkan bahwa tidak selalu mengaktifkan Incognito Mode setiap waktu.
Fitur tersebut dibatasi hingga lima belas menit terakhir. Selain itu, harus berurusan dengan konsekuensi dari pencarian rekaman kamu.
Berita Terkait
-
Penampakan Paten Ponsel Layar Lipat Pertama Google, Kameranya Menghilang?
-
Google Mau Buat Teknologi Video Call 3D lewat Project Starline
-
Rating Facebook Turun Drastis, Ini Penyebabnya
-
Google Luncurkan Alat yang Bisa Mendeteksi Kondisi Kulit, Rambut dan Kuku
-
6 Pengumuman Penting dari Gelaran Google I/O 2021
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Hari Ke-5 Pencarian Korban Hilang Banjir Bandang, Operasi Evakuasi Skala Besar Dimulai
-
Harga Saham Anjlok, Bisnis Pop Mart Mulai Redup
-
3 Sepatu Lokal yang Cocok Dipadukan dengan Celana Jeans, Tampilan Makin Stylish
-
Untuk Pemula Mending Sepeda Frame Alloy atau Karbon? Ini Perbedaan dan 5 Rekomendasinya
-
Viva Face Tonic Lemon untuk Kulit Apa? Ini Manfaat dan Cara Pakainya
-
Kenapa Muktamar NU Sepakat Rais Aam dan Ketum PBNU Dilarang Rangkap Jabatan Politik?
-
Yoo Ah In Resmi Comeback Lewat Film Okultisme Baru Garapan Sutradara Exhuma
-
Muktamar NU Memanas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU
-
Purbaya Ungkap BNPB Punya Anggaran Rp 5 Triliun per Tahun Buat Bencana, Siap Tambah Jika Kurang
-
Muktamar NU Diwarnai Ketegangan, Massa Nahdliyin Muda Sampaikan Tuntutan