Suara.com - Apple menghadirkan Apple Watch sebagai perangkat jam pintar yang mendukung berbagai aplikasi pendukung.
Beberapa aplikasi bawaan yang disediakan Apple memberikan kemudahan ke pengguna seperti mode olahraga, alarm dan timer, hingga fitur pendeteksi detak jantung.
Akan tetapi, fitur yang disediakan Apple dinilai sebagai tindakan monopoli teknologi.
Salah satu perusahaan yang tak senang dengan fitur Apple Watch adalah AliveCor, sebuah perusahaan teknologi medis asal Inggris yang menjual produk hardware maupun software.
Dikutip dari Ubergizmo, Senin (31/5/2021), AliveCor menuding Apple melakukan monopoli karena tidak menyertakan analisis detak jantung ketiga dari pihak ketiga, termasuk perusahaan mereka.
Perusahaan tersebut kemudian mengajukan gugatan antitrust terhadap Apple karena dirasa telah merugikan perusahaan, pasien, hingga konsumen.
AliveCor sendiri memiliki aksesori KardiaBand AliveCor yang dapat berfungsi ganda sebagai Elektrokardiogram (EKG) untuk mengukur dan merekam aktivitas jantung.
Namun, Apple malah meluncurkan alat EKG sendiri di Apple Watch.
AliveCor mengklaim bahwa Apple mengubah fungsi watchOS untuk menyabotase KardiaBand, serta aplikasi analisis detak jantung pesain lain.
Baca Juga: Peluncuran Podcast Berbayar Apple Resmi Ditunda
Tindakan Apple menyebabkan alat EKG lain menjadi tidak berfungsi atau tidak seakurat dibanding yang dibuat Apple.
Ini bukan pertama kali AliveCor mempermasalahkan Apple Watch.
Awal tahun ini, perusahaan mendekati Komisi Perdagangan Amerika Serikat dengan harapan Apple Watch dilarang dipasarkan.
Sebab, fitur EKG Apple diklaim telah melanggar hak paten AliveCor.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Aktivasi BRImo Lewat Tring Pegadaian, Dapatkan Cashback Rp25 Ribu
-
Sahroni Usul Bentuk Lembaga Baru, Kelola Aset Sitaan Tak Lagi Tumpang Tindih
-
Berapa Kekayaan Syahrini? Bikin Heboh Pakai Cincin Rp116 M saat Ulang Tahun Anak
-
Miris! Tanah Ditukar Senter, UU IKN Digugat ke MK Demi Bela Hak Masyarakat Adat
-
Geger! Negara Kim Jong-un Suruh Rakyatnya Makan Sup Daging Anjing untuk Atasi Panas Ekstrem
-
Bukan Artis, Sosok Ini Sukses Jadi Influencer Berkat Konten Otomotif
-
Buku One Day This Tree Will Fall, Kisah Indah Tentang Hutan dan Kehidupan
-
TNI Buka Suara soal Dugaan Penganiayaan Polisi di Palmerah
-
4 Daftar Perusahaan Don Ritto yang Diduga Jadi Tempat Pencucian Uang
-
3 Pilihan Loafers Pria Lokal Alternatif New Balance 1906L, Cocok untuk Acara Kasual dan Formal