Kamera
Redmi 9T membawa empat kamera belakang dengan rincian kamera utama 48 MP, kamera ultrawide 8 MP, kamera makro 2 MP, dan kamera depth 2 MP. Sementara kamera depannya hadir dengan resolusi 8 MP.
Sementara Infinix Hot 10S mengusung tiga kamera belakang dengan rincian 48 MP, kamera depth 2 MP, dan satu kamera dengan teknologi AI. Adapun kamera selfie berukuran 8 MP.
Redmi 9T punya kamera lebih banyak dengan lensa ultrawide 8 MP dan lensa makro 2 MP, sementara Infinix Hot 10S membawa kamera dengan teknologi AI.
Mesin
Redmi 9T diperkuat chipset Snapdragon 662 yang dipasangkan dengan opsi penyimpanan 4GB/64GB dan 6GB/128GB.
Ponsel menjalankan sistem operasi Android 10 dan tampilan antarmuka MIUI 12.
Sementara Infinix Hot 10S diperkuat chipset MediaTek Helio G85 yang dipasangkan dengan opsi penyimpanan 4GB/64GB dan 6GB/128GB. Ponsel menjalankan sistem operasi Android 11 dan tampilan antarmuka XOS 7.6.
Keduanya sama-sama membawa RAM dan ROM sejenis. Perbedaannya hanya di chipset.
Baca Juga: Kronologi Kisruh Infinix vs Xiaomi, Berawal dari Unggahan Poco
Baterai
Redmi 9T membawa baterai berkapasitas 6.000mAh dan didukung fast charging 18W hingga reverse charging atau pengisian daya terbalik 2.5 W.
Sementara Infinix Hot 10S membawa baterai berkapasitas 6.000mAh dan didukung fast charging 18W.
Kedua ponsel membawa baterai sama besar dan fast charging sama cepat. Namun Infinix Hot 10S hanya menyertakan charger 10W di dalam kotak.
Fitur Lain
Redmi 9T membawa beberapa fitur seperti jaringan 4G, Dual-SIM, slot Micro SD, penyimpanan UFS 2.1 (64GB) dan UFS 2.2 (128GB), jack headphone 3.5mm, Infrared Blaster, USB-C dan sensor fingerprint di samping.
Sementara Infinix Hot 10S membawa fitur seperti jaringan 4G, Dual-SIM, slot Micro SD, penyimpanan eMMC 5.1, jack headphone 3.5mm, microUSB 2.0, dan sensor fingerprint di belakang.
Harga Redmi 9T vs Infinix Hot 10S
Redmi 9T
- 4 GB + 64 GB = Rp 1.899.000 (harga asli Rp 1.999.000)
- 6 GB + 128 GB = Rp 2.299.000 (harga asli Rp 2.399.000)
Infinix Hot 10S
- 4 GB + 64 GB = Rp 1.699.000
- 6 GB + 128 GB = Rp 2.099.000
Berita Terkait
-
Xiaomi Pamerkan HyperCharge, Isi Daya Ponsel Hanya 8 Menit hingga Penuh
-
Saingi Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo Siapkan Ponsel Lipat
-
Pemerintah AS Telah Hapus Xiaomi dari Daftar Hitam
-
Internet 5G Telkomsel Tersedia, Ini Daftar Ponsel 5G Xiaomi di Indonesia
-
Spesifikasi Redmi Note 8 2021 Resmi Diumumkan Xiaomi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan