Suara.com - Tikus ini mendedikasikan hidupnya untuk menyelamatkan nyawa manusia.
Setelah lima tahun bertugas mendeteksi ranjau darat di Kamboja, Magawa, tikus berkantung raksasa Afrika, pensiun dari pekerjaannya.
“Dia kecil tapi dia telah membantu menyelamatkan banyak nyawa yang memungkinkan mengembalikan tanah kami dengan aman, yang sangat dibutuhkan orang-orang secepat dan seefektif mungkin,” ujar pawangnya, Malen kepada BBC.
“Penampilan Magawa tidak terkalahkan, dan saya bangga bekerja berdampingan dengannya,” ujarnya dilansir laman New York Post, Minggu (6/6/2021).
Dalam perjalanan karirnya, Magawa mendeteksi 71 ranjau darat serta puluhan barang lain yang belum meledak di Kamboja, di mana diperkirakan ada hingga 6 juta ranjau darat.
Namun, saat memasuki tahun-tahun matahari terbenamnya, Malen mengatakan bahwa dia “melambat.”
Dengan membebaskan dia dari tanggung jawab pekerjaannya, dia berharap untuk memberikan penghormatan.
Apopo, badan amal yang berbasis di Tanzania yang melatih Magawa, sekarang melatih untuk mencari penerus hewan pengerat itu.
Sekelompok kandidat muda minggu lalu dinilai Pusat Pekerjaan Ranjau Kamboja cukup menjanjikan dan lulus evaluasi.
Baca Juga: Tabrak Ranjau di Azerbaijan, Rombongan Kru TV Tewas Setelah Mobil Meledak
Meskipun sekarang sudah dekat dengan masa pensiunnya, Magawa tinggal selama beberapa minggu lagi untuk "mentor" rekrutan hewan pengerat baru dan membantu transisi mereka.
Pekerjaan ini melibatkan bahan peledak cerdas dari besi tua, yang mengandung senyawa kimia serupa. Tikus menggaruk bagian atas bahan peledak begitu mereka menemukannya.
Magawa sang pahlawan berbobot 2,6 pon, panjang 28 inci menjadi tikus pertama yang memenangkan penghargaan keberanian hewan terbaik di Inggris dan diberi nama "HeroRAT."
“Karya HeroRAT Magawa dan APOPO benar-benar unik dan luar biasa,” kata Jan McLoughlin, kepala badan amal Inggris PDSA, yang memberikan penghargaan, mengatakan pada saat itu.
“Magawa secara langsung menyelamatkan dan mengubah kehidupan pria, wanita, dan anak-anak yang terkena dampak ranjau darat ini,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Sering Ditiduri Kucing, Majikan Pasang Ranjau di Tudung Saji Bikin Ngakak
-
Istri Wafat Karena Kecelakaan, Pria ini Lakukan Aksi Mulia di Jalanan
-
Gegana Polda Sumbar Ledakkan Bom Ranjau di Pariaman
-
Kawasan di Solo Ini Banyak Ranjau Paku. Polisi Siapkan Tindakan Tegas
-
Gemas! Tikus Ini Dapat Medali Emas Usai Deteksi Puluhan Ranjau Darat
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
DPLK BRI Dipercaya Kelola Dana Pensiun 3.000 Pegawai Unpad
-
UPH Festival 2026 Bekali Hampir 7.000 Mahasiswa Baru Temukan Jati Diri dan Panggilan sebagai Menemu
-
Panas Mendidih! Penampakan Kentang Baru Dipanen Meleleh seperti Habis Direbus
-
Dugaan Deepfake Soal Warung Disuruh Tutup karena Kopdes, Mendes PDT Yandri Lapor Bareskrim
-
Harga Laptop Windows Terancam Makin Naik Lagi, Bukan RAM Penyebabnya!
-
Bukan Gadget Murahan! 5 HP Mid-Range Ini Bikin Kamu Serasa Pakai Flagship
-
Negosiasi Iran dan AS Buntu, Blokade Selat Hormuz Picu Kenaikan Harga Minyak
-
Dari Merubah hingga Seronok dalam Buku Remah-Remah Bahasa: Perbincangan dari Luar Pagar
-
Menaker Larang Syarat Good Looking dalam Rekrutmen, Perusahaan Bandel Minta Dilaporkan
-
Pemerintah Resmikan SRAK Gajah Sumatera dan Kalimantan 20262036, Ini Rinciannya