Suara.com - Pertama kali Xiaomi mengintegrasikan peringatan gempa pada ROM MIUI kustom untuk ponsel dan TV pintarnya pada 2010 lalu.
Fitur ini hasil kolaborasi dengan Chengdu High-tech Disaster Mitigation Institute.
Baru-baru ini, raksasa teknologi itu merilis data yang menunjukkan telah berhasil memperingatkan sekitar 35 gempa bumi berkekuatan 4,0 ke atas, dengan total 12,64 juta pesan peringatan yang dikirim sejak dirilis pada November 2019.
Sebagaimana melansir laman Gizmochina, Minggu (6/6/2021), disinyalir, Xiaomi mungkin sedang dalam perjalanan untuk meluncurkan sistem peringatan dini bencana lainnya.
Perusahaan telah memberikan bocoran fitur yang memungkinkan ponselnya tidak hanya menerima informasi peringatan gempa tetapi juga memantau gempa.
Fitur ini akan melibatkan integrasi smartphone dengan beberapa sensor yang akan memantau aktivitas seismik bumi secara real-time.
Teknologi ini tidak hanya menghemat biaya pemantauan gempa, tetapi juga sangat meningkatkan jumlah pemantauan, membuat pemantauan gempa nasional, dan jaringan peringatan dini lebih lengkap.
Fitur baru ini akan diluncurkan di semua ponsel Xiaomi seiring berjalannya waktu.
Namun, pengguna ponsel Mi yang menjalankan versi pengembangan MIUI 12.5 dapat mencobanya dengan pilih menu Mobile Phone Manager-Earthquake Early Warning, untuk mendaftar bergabung dengan relawan pemantau gempa.
Xiaomi menjelaskan lebih lanjut bahwa ketika sensor di ponsel mendeteksi getaran, ia akan menilai apakah itu informasi gempa melalui komputasi tepi.
Baca Juga: Ini Spesifikasi Redmi 9T vs Infinix Hot 10S, Mana Lebih Baik?
Jika benar, ia akan mengirimkan informasi ke pusat peringatan dini, dan pusat akan menggunakan informasi dari beberapa ponsel dan teknologi AI data gempa untuk menghitung dan memutuskan apakah gempa benar-benar terjadi.
Jika ditentukan ada gempa, maka magnitudo gempa, lokasi episentrum dan waktu akan dihitung dengan cepat, dan kemudian pesan peringatan akan dikeluarkan kepada masyarakat yang terkena dampak di daerah sekitarnya.
Ketika setiap ponsel Xiaomi menjadi pemantau gempa, jumlah pemantau gempa bisa sangat meningkat.
Dengan cara itu, tempat-tempat tanpa pemantau gempa tradisional dapat menerima informasi peringatan dini, dan jaringan pemantauan dan peringatan dini gempa nasional akan mencakup jangkauan yang lebih luas.
Fitur ini tidak akan membahayakan privasi peserta karena perusahaan mengindikasikan bahwa dalam keseluruhan proses.
Fitur tersebut akan menggunakan "privasi diferensial" untuk menangani semua data pengguna secara anonim dan dengan demikian, memastikan privasi pengguna.
Berita Terkait
-
Xiaomi Kini Punya 395 Layanan Servis di Indonesia
-
Xiaomi Pamerkan HyperCharge, Isi Daya Ponsel Hanya 8 Menit hingga Penuh
-
Saingi Samsung, Xiaomi, Oppo, dan Vivo Siapkan Ponsel Lipat
-
Teknologi AI Ini Bisa Deteksi Emosi Warga Uighur di Xinjiang
-
Bocor! Paten Ponsel Lipat Xiaomi, Rasio Layar ke Bodi Hampir 100%
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan