Suara.com - Otoritas Prancis menjatuhkan denda ke Google sebesar 220 juta euro atau Rp 3,8 triliun. Sanksi ini ditetapkan lantaran Google dinilai menyalahgunakan kekuatan iklannya.
Pengawas kompetisi Prancis menyatakan Google telah mempromosikan layanan iklan online miliknya sendiri yang kemudian merugikan para pesaingnya. Diketahui Google Ad Manager, platform pengelola iklan Google, lebih menyukai iklan yang dibuat perusahaan mereka sendiri, Google AdX.
"Keputusan untuk memberikan sanksi kepada Google sangat penting karena ini adalah keputusan pertama di dunia yang berfokus pada proses lelang algoritmik kompleks yang nantinya menjadi standar bisnis iklan online," kata Isabelle de Silva, Chief of Autorité de la concurrence atau Otoritas Persaingan Prancis, dikutip dari BBC, Rabu (9/6/2021).
Mereka mengatakan Google Ad Manager memberi akses istimewa ke AdX berupa data strategis seperti harga penawaran yang menang. Sementara AdX juga menikmati akses istimewa ke permintaan yang dibuat oleh pengiklan melalui layanan iklan Google.
Dilaporkan juga bahwa pertukaran data AdX dengan Ad Manager jauh lebih lancar dibandingkan dengan platform manajemen periklanan lainnya. Padahal, platform sangat penting bagi perusahaan untuk mengelola dan menjual ruang iklan.
"Praktek yang dilakukan oleh Google untuk mendukung teknologi periklanannya sendiri telah memengaruhi kelompok pers, yang model bisnisnya sangat bergantung pada pendapatan iklan. Ini adalah praktik serius dan mereka telah diberi sanksi yang tepat," kata Menteri Keuangan Prancis, Bruno Le Maire.
Otoritas Prancis telah melakukan penyelidikan sejak 2019 berdasarkan pengaduan dari News Corp, grup media Prancis Le Figaro, dan grup pers asal Belgia Rossel. Disebutkan laporan ini akan membuka jalan bagi perusahaan yang merasa dirugikan untuk mencari ganti rugi dari Google.
Menanggapi keputusan tersebut, Google sepakat untuk mempermudah perusahaan iklan lain untuk menggunakan data dan alatnya. Selain itu, mereka juga bakal mengubah bisnis periklanannya.
"Kami akan menguji dan mengembangkan perubahan ini selama beberapa bulan mendatang sebelum meluncurkannya secara lebih luas, termasuk beberapa lainnya secara global," kata Google.
Baca Juga: Riset Google: Masyarakat Indonesia Mulai Mencari Rekomendasi HP 5G Murah
Berita Terkait
-
Google DeepMind Hidupkan Gol Legendaris Pel dengan AI, Bukti Teknologi Bisa Merekonstruksi Sejarah
-
Google Gemini Tumbuh 2 Kali Lipat di Asia Tenggara, Indonesia Cetak 9 Juta Gambar AI Setiap Hari
-
Polemik Revisi UU Hak Cipta, Google Respon Wacana Pemerintah
-
Gemini Catat Pertumbuhan Tercepat di Asia Tenggara, AI Kini Makin Fasih Memahami Bahasa Indonesia
-
Merasa Butuh Membeli Sesuatu? Bisa Jadi Kamu Cuma Terpengaruh Algoritma
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Berapa Harga Jam Tangan Alexandre Christie Wanita Paling Murah? Cek 5 Rekomendasinya
-
Ditunjuk Prabowo Jadi Jampidsus, Kuntadi Langsung Ditarget Bereskan Kasus Febrie
-
Kabar Baik untuk Emiten Batu Bara, PNBP Minerba Sudah Tembus 60% dari Target
-
Kredit Nganggur Masih Numpuk di Bank
-
Dua Perusahaan Tekstil di Jateng Berpotensi PHK Hampir 1.500 Buruh
-
Ancam Buka Paksa Keraton Solo, Kubu PB XIV Purboyo Meradang: Kenapa Harus Pakai Kekerasan?
-
Buku Kisah-Kisah Nyesek saat KKN: Dari Lele Kuning hingga Begal Kampung
-
Tinggalkan Kerja di Luar Negeri, Eks PMI Justru Cuan dari Makanan Sehat
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
Perempuan Berkebutuhan Khusus Tewas Terpanggang saat Rumahnya Terbakar