Suara.com - Setelah drama yang berujung hengkangnya Android, Huawei kini menghadirkan HarmonyOS 2 sebagai pengganti sistem operasi sebelumnya. Kabar terbaru menyebutkan bahwa pengguna HarmonyOS 2 kini telah menyentuh angka 10 juta.
Usai ditinggalkan oleh Android, Huawei langsung berinovasi dan menghadirkan HarmonyOS yang kini masuk versi kedua bernama HarmonyOS 2.
Melansir dari GSM Arena, HarmonyOS 2 rupanya mendapat tempat khusus di hati deretan perangkat asal China. Dalam laporan terbaru, pengguna HarmonyOS 2 dari Huawei ini telah menyentuh angka 10 juta.
Kabar mengenai pengguna HarmonyOS 2 yang menembus angka 10 juta ini diungkap sendiri oleh Huawei. Dalam keterangan resminya, Huawei merayakan hal ini dengan sebuah kue yang dihias dengan menggunakan beberapa produk andalan perusahaan ini.
Nampak di atas kue ulang tahun ini, beberapa hiasan perangkat Huawei seperti smart TV, smartwatch, TWS dan HP yang menjadi produk utamanya. Hal ini secara tidak langsung menunjukan bahwa HarmonyOS 2 memang dapat digunakan di seluruh perangkat.
Layaknya Android, Huawei mendatangkan HarmonyOS 2 dengan sejumlah kecanggihan yang membuatnya mampu bersaing dengan sistem operasi besutan Google ini.
Sebagai informasi, pada Mei 2019 lalu, pemerintah Amerika Serikat (AS) memasukkan Huawei ke daftar hitam. Alhasil hal ini memaksa perusahaan AS termasuk Google dengan Androidnya untuk tidak bekerja sama dengan Huawei.
Melansir dari National Interest, pemerintah AS percaya jika teknologi buatan Huawei sengaja dimanfaatkan oleh pemerintah China untuk memata-matai penduduk AS.
Tidak lama terpuruk usai ditinggalkan oleh Android. Menurut laporan di bulan Juni 2019, Huawei tengah bersiap untuk merilis sistem operasi anyarnya yang bernama HongMeng yang kini diketahui sebagai HamrnoyOS.
Baca Juga: Huawei Rilis Deretan Perangkat Ini di Juni 2021?
HarmonyOS 2 sebagai sistem operasi baru dari Huawei jelas menjadi angin segar untuk perusahan tersebut. Tidak menutup kemungkinan jika nantinya sistem operasi ini akan semakin banyak digunakan.
Berita Terkait
-
Huawei: Ternyata Pengguna Tablet di Indonesia Mulai Usia Dini
-
Huawei Perkenalkan MatePad T10 Kids Edition yang Diklaim Ramah Anak
-
Muncul di Event HarmonyOS, Begini Spesifikasi Huawei P50
-
Huawei MatePad Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasinya
-
Huawei Watch 3 dan Watch 3 Pro Resmi Meluncur, Gunakan HarmonyOS 2.0
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 3 September 2026, Kesulitan Karier dan Keuangan Segera Berakhir
- Emil Audero Salah Pilih Klub? Pemerintah Serang Rayo Vallecano: Klub Gak Mampu
- Perbedaan Sunscreen Sejuta Umat Azarine vs Facetology, Bagus Mana?
Pilihan
-
Gempa M 5,3 Guncang Cilacap Siang Ini, Getaran Terasa hingga DIY dan Jabar
-
Api Masih Merah! 105 Personel Cari Korban Kebakaran Apartemen Pavilion Tanah Abang yang Terjebak
-
Kebakaran Melanda Apartemen Pavilion Tanah Abang, Petugas Sisir Penghuni Terjebak
-
Privilese TNI dari Suku Dayak Diduga Cara Rezim Amankan Ekspansi Bisnis Hutan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
Terkini
-
Puan Soroti Respons Lambat Karhutla: Makin Lama Dipadamkan, Makin Mahal Biayanya!
-
Karhutla Terus Berulang, ICW Desak Pemerintah Stop Kasih Izin Konsesi ke Perusahaan
-
Minta Jatah Riyal Saat Kunker Haji, 24 Anggota Komisi VIII DPR Dibidik KPK!
-
Akhir Pekan, Listrik Padam di Palembang? OPI Mall hingga RS Hermina Masuk Daftar
-
Gempa Cilacap Guncang Perjalanan KA, 20 Kereta di Daop 6 Yogyakarta Mendadak Berhenti
-
Independensi MA Terancam? Ini Alasan PILAR Desak Moratorium Seleksi Hakim Agung 2026
-
Lapak di Kedoya Ludes Terbakar, 50 Petugas Damkar Berjibaku Jinakkan Api
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor
-
Cuaca Cerah, Tiba-tiba Bruk! Pohon Tumbang di Pandanaran Semarang, Dua Pemotor Tewas
-
Gempa M5,3 di Selatan Cilacap Dipicu Subduksi, Getaran Terasa di 4 Provinsi