Suara.com - Profesi guru sendiri selalu dipandang sebelah mata dan sebagian besar guru di Indonesia memiliki tingkat kesejahteraan yang rendah, meskipun mengabdi untuk mengajar anak bangsa.
Hal itu diperlihatkan oleh video yang baru-baru ini viral di media sosial, yang merekam seorang perempuan membuka amplop gaji suaminya yang bekerja sebagai guru.
Dibagikan oleh akun TikTok @dinifauzilestari pada 7 Juni, pemilik akun merekam saat ia membuka amplop putih berisi beberapa lembar uang.
Menurut keterangannya, uang tersebut adalah hasil bekerja suaminya mengajar selama satu bulan.
Saat amplop dibuka, terdapat pecahan uang kertas Rp 2.000, Rp 5.000, Rp 20.000, dan Rp 100.000. Saat dihitung secara total, gaji mengajar yang didapat suaminya sangat mengiris hati, yaitu Rp 144.000.
"Assalamualaikum, hari ini suami aku pulang kerja setelah mengajar. Ia memberikan amplop kepadaku. Mari kita hitung. Totalnya Rp 144.000, ini hasil dia mengajar selama satu bulan," ucap suara perempuan.
Menurut keterangan warganet, ada beberapa guru di daerahnya yang bahkan digaji Rp 6.000 hingga Rp 4.000 per jam.
Video yang telah dilihat sebanyak lebih dari 441.900 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 13.600 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Tak sedikit warganet yang merasa sedih dengan jumlah pendapatan seorang guru. beberapa pengguna pun menyarankan berbagai macam hal untuk menambah pemasukan, seperti berjualan.
Baca Juga: Cinta Tak Berbalas, Pria di OKUT Siram Air Keras ke Muka Guru PAUD
"Percaya, soalnya saya juga guru honorer," tulis akun @eny_we.
"Padahal kita semua bisa jadi sarjana, pengusaha, dokter, dll semua berkat jasa guru," komentar @iwn68.
"Kalau dipikir, banyak pekerjaan lain yang lebih dari guru honorer. Tapi karena guru itu hebat, tetap bertahan demi anak bangsa berikutnya," tambah @julthoms.
"Sabar ya, ayo sambil usaha buat kebun atau usaha jualan," sahut @karinfarandha.
"Betul nih, dan terkadang dibayarnya tiga bulan sekali," ungkap @inayaaaah.
Berita Terkait
-
10 Guru SMP di Kulon Progo Positif Covid-19, Lima Anggota Keluarga Ikut Terpapar
-
Parah! Oknum Guru Gay di Padang Panjang Paksa Siswa SMP Onani, Ini Modusnya
-
Nyesek! Tak Sanggup Beri Mahar Rp 103 Juta, Warganet Ini Terpaksa Gagal Nikah
-
Bikin Geleng Kepala Viral di TikTok, Nenek 53 Tahun Punya Cucu 1 Pamer Brondong 27 Tahun
-
Duh! Kejar Jadwal Pembelajaran Tatap Muka, Vaksinasi Guru di Magelang Baru 45 Persen
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali