Suara.com - Balai Arkeologi Maluku menemukan setidaknya 488 motif gambar purba di cadas prasejarah Situs Kel Lein di Pulau Kaimear, Kecamatan Pulau-Pulau Kur, Kabupaten Maluku Tenggara, Provinsi Maluku.
"Jumlahnya motif gambar cadas sangat banyak, sekitar 488 motif gambar, tapi tidak semua bisa teridentifikasi oleh tim saat survei di Situs Kel Lein pada 2019," kata Arkeolog dari Balai Arkeologi Maluku Lucas Wattimena di Ambon, Senin (21/6/2021).
Menurut dia, dari 488 motif gambar cadas prasejarah yang ditemukan di Situs Kel Lein hanya 375 atau sekitar 76 persen motif gambar yang berhasil diidentifikasi.
Motif gambar cadas yang teridentifikasi dikelompokkan dalam dua tipe, yakni tipe figuratif dan non-figuratif. Gambar dengan motif tipe figuratif mencakup lukisan objek tertentu yang dapat dikenali seperti figur manusia (antropomorfik), hewan (zoomorfik), cap tangan, cap kaki, perahu, dan alat batu.
Sedangkan gambar dengan motif tipe non-figuratif meliputi lukisan abstrak yang terdiri atas garis, lingkaran, kombinasi garis dan lingkaran, dan bentuk geometris.
Lucas mengatakan bahwa ada sekitar 98 persen motif gambar cadas yang sudah aus dan mengelupas di Situs Kel Lein. Selain itu, menurut dia, ada motif gambar yang tertutup lumut, tertutup serangga, tertutup kalsium karbonat atau aliran air, dan tertutup coretan tangan manusia.
Lucas menjelaskan, Situs Kel Lein merupakan sebuah ceruk dengan panjang kurang lebih 100 meter yang membentang di arah utara-selatan di Pulau Kaimear.
"Situs berada sebuah bukit tunggal. Masyarakat setempat menyebutnya Kel Lein Napatar yang berarti tebing batu besar," katanya. [Antara]
Baca Juga: Arkeolog Temukan Jejak Manusia Prasejarah di Papua Barat
Berita Terkait
-
PLN Salurkan Sambung Listrik Gratis untuk 2.533 Keluarga Prasejahtera Lewat Donasi Pegawai
-
5 Fakta Mengejutkan di Balik Penemuan Punden Berundak Raksasa di Cibalay Bogor
-
Khatulistiwa Baru ala Jurassic World di Krabi, Bikin Liburan Serasa Petualangan Prasejarah
-
Prasejarah Dihapus? Penyusunan Ulang Sejarah Indonesia Mengancam Reputasi Akademik
-
Apakah Manusia Prasejarah Benar-Benar Tinggal di Gua?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Polda Jatim Bongkar Kasus Peretasan Ratusan Website Sekolah untuk Promosi Judi Online
-
Semangat Brasil di Dunia Fashion, Dari Pantai Copacabana hingga Hutan Tropis Jadi Inspirasi Gaya
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan pada 31 Juli 2026, Apakah Kamu Masuk?
-
Dana Pihak Ketiga Melonjak, Efisiensi Biaya Bikin BRI Makin Perkasa
-
Rektor UMY: URI Bisa Picu Perebutan Dosen dan Gerus Anggaran Pendidikan
-
Bukan Buang Uang, Bea Cukai Ungkap Alasan Pabrik Sawit Dapat Fasilitas Khusus Kawasan Berikat
-
Manfaatkan Kepercayaan Majikan, ART di Solo Diduga Curi Uang dan Perhiasan
-
5 Sunscreen Anti Aging Terbaik untuk Mencegah Kerutan di Usia 30-an sesuai Review dan Harga
-
Febri Diansyah Sebut Penahanan Eks Jampidsus Tak Sah, Bakal Ajukan Praperadilan?
-
Dinamika Pasar Aset Kripto Warnai Kinerja PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN) pada Kuartal II-2026