Suara.com - NASA sedang mencari cara bagaimana para astronot bisa mencuci pakaian di luar angkasa.
Langkah ini diambil, alih-alih menumpuk cucian kotor dan membuat aroma tak sedap di dalam pesawat luar angkasa.
Karena itu, NASA bekerja sama dengan Procter & Gamble (P&G), mengirim deterjen Tide ke luar angkasa pada akhir tahun ini.
Mereka mencari cara membersihkan ratusan pon pakaian astronot yang kotor.
Badan antariksa tersebut mengatakan bahwa astronot yang berolahraga dua jam sehari, membutuhkan sekitar 150 pon pakaian setahun saat berada di luar angkasa.
Mengatasi bagaimana cara membersihkan pakaian kotor tidak hanya akan berdampak di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), tetapi juga pada misi potensial ke Mars.
Dalam percobaan awal, P&G akan mengirim deterjen ramah luar angkasa ke ISS pada Desember, untuk melihat bagaimana deterjen itu bertahan selama enam bulan tanpa gravitasi.
Dilansir dari New York Post, Rabu (23/6/2021), dalam jangka panjang, perusahaan juga sedang membuat perangkat mesin cuci, sekaligus pengering yang dapat digunakan di Bulan atau Mars.
Diharapkan di masa depan, para astronot dapat mencuci menggunakan mesin tersebut dengan sedikit air dan deterjen.
Baca Juga: NASA Gagal Perbaiki Teleskop Hubble, Akhir dari Masa Pakainya?
Tag
Berita Terkait
-
Jumlah Panas Bumi Meningkat Lebih Cepat, Picu Suhu Lautan Naik Hingga Kutub Mencair
-
China Berhasil Kirim 3 Astronot ke Stasiun Luar Angkasa Baru
-
Waduh! Teleskop Hubble Alami Kesalahan Sistem, Rusak?
-
NASA Minta Bantuan Publik Beri Nama Penumpang Gelap di Misi Artemis I
-
Penjelajah NASA Mulai Cari Tanda dan Kumpulkan Kehidupan Kuno di Mars
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan