Suara.com - Pemilik Amazon dan Blue Origin Jeff Bezos, berencana pergi ke luar angkasa, dalam penerbangan komersial pertama perusahaannya pada 20 Juli mendatang.
Namun, pada awal Juni, sebuah petisi yang ditandatangani lebih dari 6.000 orang, menyarankan bahwa pendiri Amazon itu harus ditolak pulang kembali ke Bumi.
Sekarang, petisi tersebut telah ditandatangani oleh 100.000 tanda tangan dari orang-orang yang tidak menginginkan Bezos kembali pulang ke Bumi.
Dilansir dari IFL Science, Senin (28/6/2021), petisi yang dibuat di Change.org tersebut menyatakan bahwa miliarder seharusnya tidak ada di Bumi ataupun di luar angkasa.
Tapi jika harus memutuskan, orang-orang ingin Bezos tetap tinggal di luar angkasa.
"Jeff Bezos sebenarnya adalah Lex Luthor, menyamar sebagai pemilik toko ritel online super sukses. Ia sebenarnya penguasa jahat yang sangat menguasai dominasi global. Ini satu-satunya cara agar dia meninggalkan atmosfer (Bumi)," tulis petisi tersebut.
Pembuat petisi tersebut juga menuduh bahwa Bezos telah bekerja sama dengan Knights Templar dan Free Mason untuk mengendalikan dunia.
Tak hanya itu, petisi juga menyebutkan bahwa itu adalah kesempatan terakhir umat manusia, sebelum Bezos mengaktifkan microchip 5G dan melakukan pengambilalihan massal.
Penerbangan Blue Origin sendiri akan berlangsung selama 10 menit dengan menaiki New Shepard hingga 62 mil di atas permukaan Bumi.
Baca Juga: Berencana ke Luar Angkasa, Jeff Bezos Ditolak Pulang ke Bumi
Setelahnya, penumpang akan kembali ke atmosfer tiga menit kemudian. Penumpang akan mendarat di gurun Texas Barat dengan menggunakan parasut.
Berita Terkait
-
Jeff Bezos Akan Kirim Astronot Pertamanya pada Juli 2021
-
Wisata Luar Angkasa Siap Diuji Coba, Harga Tiketnya Bisa Hampir Rp3 Miliar
-
Tak Terima NASA Pilih SpaceX untuk Misi Artemis, Jeff Bezos Protes
-
Kisah Jeff Bezos: Founder Amazon dan Pria Terkaya di Dunia
-
Mackenzie Scott, Salah Satu Perempuan Tajir dan Dermawan Nikahi Guru
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan