Suara.com - Miliarder MacKenzie Scott menikah dengan guru sains di sekolah anak-anaknya, dua tahun setelah bercerai dengan pendiri Amazon Jeff Bezos.
Scott adalah salah satu perempuan terkaya di dunia dan telah memberikan lebih dari US$4 miliar (Rp57,4 triliun) dari kekayaannya untuk berbagai proyek sosial dan kemanusiaan.
Kabar pernikahannya dengan guru bernama Dan Jewett tersebut terungkap melalui situs filantropi Giving Pledge.
"Dan adalah laki-laki yang luar biasa, dan saya ikut berbahagia untuk mereka berdua," kata Bezos dalam sebuah pernyataan.
Baca juga:
- Sepuluh laki-laki super kaya 'bisa membeli vaksin untuk semua orang di seluruh dunia'
- Mantan istri pendiri Amazon, MacKenzie Scott, sumbangkan Rp56,6 triliun hanya dalam empat bulan
- Kekayaan orang-orang super kaya bertambah Rp144.078 triliun selama pandemi Covid-19
Scott, yang memiliki kekayaan sekitar US$53 miliar (sekitar Rp761 triliun) menurut perkiraan terbaru Forbes, telah menyatakan niatnya untuk memberikan sebagian besar dari hartanya.
Dia telah mencurahkan sebagian besar donasinya untuk lembaga amal yang dipimpin perempuan, bank makanan, dan perguruan tinggi.
Scott menikah dengan Bezos selama 25 tahun dan membantunya mendirikan Amazon pada tahun 1994. Dia juga menulis dua novel.
Laman penulisnya di Amazon sekarang mengatakan bahwa dia "tinggal di Seattle bersama empat anak dan suaminya, Dan."
Baca Juga: Viral Kisah Pemuda Gagal Tajir, Jadi Miliarder Cuma 24 Jam
Jewett mengajar di sekolah bergengsi tempat anak-anaknya mengenyam pendidikan.
Saat Scott dan Bezos bercerai pada tahun 2019, Bezos adalah orang terkaya di dunia, dengan sahamnya lebih dari 16% di Amazon. Scott menerima 4% saham Amazon sebagai bagian dari kesepakatan perceraian mereka.
Sang pendiri Amazon kerap bersaing dengan Elon Musk dari Tesla untuk mendapatkan gelar orang terkaya di dunia, yang berubah-ubah sejalan dengan harga saham perusahaan mereka.
Scott saat ini berada di peringkat 22 orang terkaya sementara Bezos berada di posisi teratas dengan kekayaan US$177 miliar.
Ikut beramal
Situs web Giving Pledge didirikan untuk para miliarder yang telah berjanji untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaan mereka untuk filantropi.
Dalam postingan tertanggal hari Sabtu 6 Maret, Jewett menandatangani komitmen amal itu.
"Aneh rasanya menulis surat yang mengatakan bahwa saya berencana untuk memberikan sebagian besar kekayaan saya selama hidup saya, karena saya tidak pernah berusaha mengumpulkan cukup banyak harta yang dibutuhkan supaya kata-kata itu ada artinya," tulis Jewett.
Komitmen tersebut diprakarsai oleh Bill dan Melinda Gates dan Warren Buffett pada tahun 2010. Bezos belum bergabung dengan organisasi tersebut.
"Secara kebetulan yang membahagiakan, saya menikah dengan salah satu orang yang paling dermawan dan baik hati yang saya kenal - dan bergabung dengannya dalam komitmen untuk mewariskan kekayaan finansial yang sangat besar untuk melayani orang lain," imbuh Jewett dalam suratnya di Giving Pledge.
Tag
Berita Terkait
-
Pimpinan Grup Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia di Singapura
-
Ketimpangan Karbon: Mengapa Gaya Hidup Si Kaya Adalah Ancaman Terbesar Bumi?
-
Dicokok KPK, Fadia Arafiq Ternyata Salah Satu Bupati Terkaya di Jawa Tengah
-
Low Tuck Kwong Orang Terkaya RI Nomor Berapa? Menangi Lelang Lukisan SBY Rp6,5 Miliar
-
Pulau Pribadi Jeffrey Epstein Ada di Mana? Diduga Jadi 'Saksi Bisu' Skandal Elite Dunia
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran