Suara.com - Sony resmi memperkenalkan wireless earbuds WF-1000XM4 yang melengkapi model nirkabel terbaru dari seri 1000X.
Sony WF-1000XM4 menghadirkan fitur active noise cancellation (ANC) atau peredam bising yang cocok dipakai di segala situasi.
Kazuteru Makiyama selaku President Director PT Sony Indonesia menyampaikan, TWS selalu menjadi sahabat yang setia dalam menemani kegiatan sehari-hari, seperti bekerja, belajar, bepergian, bersantai dan lainnya.
Terlebih selama pandemi banyak masyarakat yang melakukan kegiatan dari rumah.
"Sony WF-1000XM4 diharapkan dapat menjadi sahabat setia yang selalu menemani pengguna dalam menjalani hari-hari yang produktif," kata Makiyama dalam peluncurannya, Kamis (1/7/2021).
Sony WF-1000XM4 dilengkapi Integrated Processor V1 yang memberikan ANC yang dikembangkan khusus oleh Sony.
Ini memanfaatkan performa chip QN1e yang meningkatkan performa ANC dan teknologi Bluetooth System on Chip.
Adanya dua mikrofon pendeteksi kebisingan di tiap telinga, satu feed-forward dan satu feed-back, kebisingan di sekitar akan didengar dan dianalisis untuk menghasilkan ANC berakurasi tinggi.
Desain baru pada unit driver 6mm dengan peningkatan 20 persen pada volume magnet juga meningkatkan kapabilitas noise cancelling WF-1000XM4.
Baca Juga: TWS Baru Sony Resmi Dikenalkan, Ini Fitur-fiturnya
Peningkatan volume magnet dan diafragma yang sesuai, memberikan peningkatan kinerja dalam frekuensi rendah dan meningkatkan ANC dengan menghasilkan sinyal pembatalan presisi tinggi ke rentang frekuensi rendah.
Ujung earbuds dibuat dari bahan busa poliuretan yang lembut dan elastis untuk memaksimalkan area kontak antara earbuds dan telinga.
Memiliki kemampuan menghilangkan celah untuk mengisolasi suara dan mengurangi kebisingan, sekaligus meningkatkan kelekatan untuk penyesuaian yang lebih stabil.
Pengguna akan tetap fokus sepenuhnya tanpa gangguan bahkan di hari yang berangin.
Mode Automatic Wind Noise Reduction mendeteksi saat berangin dan secara otomatis meredam kebisingan.
Sony WF-1000XM4 juga dilengkapi LDAC, teknologi coding audio Sony. LDAC mengirimkan data kira-kira tiga kali lebih banyak dari audio Bluetooth biasa.
Berita Terkait
-
Redmi AirDots 3 Pro Diprediksi Siap Rilis Global, Ini Spesifikasinya
-
Sony Perkenalkan Lensa FE 14mm F1.8 GM, Ini Harga dan Spesifikasinya
-
Gameplay Horizon Forbidden West di PS5 Terungkap, Grafisnya Ciamik!
-
Sebelumnya Jadi Game Eksklusif PlayStation, Uncharted 4 Siap Rilis ke PC?
-
Hore! Sony Positif Bawa Game PlayStation ke Smartphone
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Jalan Pintas Penuhi Target PLTS 30 GW, Andalkan Kawasan Industri
-
Harga Mercedes-Benz 300 SLR Uhlenhaut Coup Jadi Standar Kemewahan yang Tak Masuk Akal
-
Profil Raja Harald V, Raja Eropa Paling Bersejarah Bawa Norwegia ke Era Modern
-
Hair Dryer vs Air-Dry: Cara Mana yang Lebih Aman untuk Rambut?
-
Cerita Siswa MA Pejompongan Dianiaya Kelompok Ngaku Intel, Dipukul Pakai Besi di Depan Rumah
-
Lebih Murah! Yamaha R2 Resmi Mengaspal, Usung Mesin DOHC: Intip Bedanya dengan R15
-
Anak Penerima Pekerja Upah Masih Ditanggung JKN, Begini Syaratnya
-
Polisi Disebut Berhasil Tangkal 'Angsa Hitam' di Demo 27 Agustus, Begini Analisanya
-
Muktamar NU di Jombang Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Pesantren
-
Sebut Demo Hal Biasa, Fadli Zon Sayangkan Kalau Ada Perusakan Fasum