Suara.com - Pekan lalu, para peneliti secara tidak sengaja menerbitkan bukti konsep (proof of concept) eksploitasi untuk kerentanan Windows Print Spooler, juga dikenal sebagai PrintNightmare.
Meskipun eksploit dengan cepat dihapus dari GitHub, beberapa pengguna berhasil mengunduh dan
menerbitkannya kembali.
Setelah itu, PrintNightmare dapat digunakan para pelaku kejahatan siber dengan akun pengguna
biasa, untuk mengendalikan server atau mesin klien yang rentan yang menjalankan layanan Windows Print Spooler.
Kondisi ini memberikan penyerang kesempatan untuk mendistribusikan dan menginstal program berbahaya di komputer korban, serta mencuri data yang tersimpan dan membuat akun baru dengan hak pengguna secara seutuhnya.
Setelah versi pertama eksploitasi PoC tersedia untuk umum, para peneliti mulai menerbitkan versi lain dari eksploitasi ini.
Kerentanan PrintNightmare juga dapat dieksploitasi dalam modul kerangka kerja baru,
seperti Mimikatz dan Metasploit.
Para ahli Kaspersky memperkirakan semakin banyak upaya untuk mendapatkan akses ke sumber daya perusahaan menggunakan eksploitasi PrintNightmare, disertai dengan risiko tinggi infeksi ransomware dan pencurian data.
“Kerentanan ini memang sangat serius karena memungkinkan pelaku kejahatan siber untuk
mendapatkan akses ke komputer lain dalam jaringan organisasi," terang Evgeny Lopatin, pakar keamanan di Kaspersky.
Karena eksploitasi tersedia untuk umum, tambahnya, banyak penipu dan pihak tidak bertanggung jawab akan memanfaatkannya.
Baca Juga: 1.000 Perusahaan AS Kena Serangan Siber, Joe Biden Dikecam
"Oleh karena itu, kami mengimbau semua pengguna untuk menerapkan pembaruan keamanan terbaru untuk Windows,” kata dia.
Berita Terkait
-
Inilah 10 Aplikasi yang Paling Diminati Anak-Anak di Dunia Tahun 2020 - 2021
-
BSSN Gandeng Kaspersky Tingkatkan Keamanan Siber Indonesia
-
Duh! Indonesia di Posisi ke-7 Jadi Objek Serangan Komputer ICS Global
-
Waduh! Indonesia Jadi Target Empuk Kejahatan Siber selama Pandemi
-
Waspada! Trojan Pencuri Kata Sandi, Singapura Target Utama
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu
-
4 Mesin Cuci LG Top Loading Murah dan Bagus, Tabung Jumbo hingga Inverter
-
2 Sunscreen Wardah SPF 35 untuk Kulit Sehat dan Cerah Bebas dari Jerawat
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Sudah Ambil Sikap! Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara soal Pencalonan Ketum PBNU
-
Sebelum Membaca Supernova, Kenali Dulu Kisah Cinta yang Rumit Ini
-
Merawat Baterai LFP Ternyata Ada Triknya Agar Performa Mobil Listrik Tak Cepat Menurun
-
Sehari Usai Demo 27 Agustus, Pagar Kompleks Parlemen Mulai Diperbaiki
-
Gal Gadot Resmi Pensiun Sebagai Wonder Woman
-
Sabotase di Pesisir Kalianda: Saat Parang Mengincar Mangrove Pantai Aruna