Suara.com - Facebook berencana menyiapkan 1 miliar dolar AS atau Rp 14,5 triliun selama satu setengah tahun ke depan. Hal ini ditujukan sebagai upaya untuk menarik content creator ke platform yang disediakan Facebook.
Dikutip dari The Verge, uang ini akan diberikan lewat kreator yang menggunakan layanan Facebook dan Instagram. Di Facebook, kreator akan mendapatkan bonus uang tunik apabila mereka menjalankan iklan dari video yang diunggah atau mencapai batas tertentu selama live streaming.
Sementara di Instagram, kreator konten akan dibayar apabila mereka mengaktifkan layanan iklan di video IGTV yang diunggah, bonus saat melakukan live streaming, hingga membuat video populer di Reels.
Untuk saat ini, bonus Rp 14,5 triliun tersebut hanya tersedia terbatas untuk kreator yang menerima undangan dari Facebook. Setelahnya, informasi lebih lanjut akan segera diumumkan.
CEO Facebook Mark Zuckerberg juga mencanangkan program baru yang ditujukan untuk mengapresiasi kreator. Fitur ini direncanakan bakal hadir di Instagram pada musim panas (Juni-September) dan tersedia di Facebook pada musim gugur tahun ini (September-Desember).
"Inisiatif ini dimaksudkan untuk menjadikan Facebook sebagai platform terbaik bagi jutaan kreator konten," kata Zuckerberg. Dana Rp 14,5 triliun ini akan dicairkan pada akhir 2022 mendatang.
Ini merupakan sebuah langkah agresif dari Facebook untuk menarik minat kreator konten menggunakan layanannya. Selain Facebook, aplikasi lain seperti TikTok dan Snapchat juga menawarkan bonus untuk kreator yang menggunakan platform mereka.
Berita Terkait
-
Meta Mulai Patuhi PP Tunas Komdigi, Anak 16 Tahun Dilarang Punya Facebook-Instagram-Threads
-
Nora Alexandra Murka Lagi, Namanya Dicatut Iklan Obat Pembesar Alat Vital: Menjijikan
-
Telkomsel Hadirkan Instagram Basic Mode di SIMPATI, Tetap Bisa Akses IG Meski Kuota Habis
-
Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS
-
Taqy Malik Sentil Jomblo Ngenes, Warganet Balik Serang Isu Wakaf Al-Qur'an
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah