Suara.com - Steam Deck, konsol game handheld besutan Valve ini telah resmi dikenalkan dan membuka pre-order. Namun perangkat ini langsung menjadi incaran para penimbun atau scalper untuk dijual dengan harga lebih tinggi.
Valve sendiri menyiapkan tiga varian dari Steam Deck ini berdasarkan memori yang disematkan. Yakni versi 64 GB dihargai 399 dolar AS, 256 GB dengan harga 529 dolar AS, dan 512 GB dengan harga 649 dolar AS.
Diwartakan Eurogamer.net, pre-order Steam Deck sendiri dibuka pada 16 Juli 2021 kemarin dan disebut para gamer. Tidak hanya itu, para penimbun pun ikutan melakukan pemesanan tersebut untuk dijual kembali.
Dari pantauan HiTekno.com, beberapa penimbun telah menawarkan handheld Valve ini di Ebay. Bukan dalam perangkat aslinya, namun baru wujud verifikasi mendapatkan pre-order dari perangkat tersebut.
Namun mereka menjual lagi di Ebay dengan harga yang melambung tinggi, bahkan lebih dari dua kali lipat harga normal. Dari pantuan HiTekno.com, Steam Deck versi 512 GB dijual lagi oleh penimbun dengan harga 1200 dolar AS.
Bahkan terlihat beberapa penimbun ada yang sampai menjual handheld dari valve tersebut sampai 1400 dan 1499 dolar untuk versi memori 512 GB di ebay. Padahal baru hak pre-order yang dijual, bukan hardware aslinya.
Valve sendiri menghadirkan Steam Deck sebagai perangkat handheld yang bisa memainkan game PC. Namun juga hadir dengan docking yang bisa dihubungkan ke mouse-keyboard dan layar selayaknya PC.
Dibekali prosesor AMD APU terbaru yang menggunakan CPU Zen 2 dan GPU RDNA 2. Valve secara khusus memesannya kepada pembuat chip tersebut, dan belum ada perangkat lain di luar sana yang menggunakannya.
Secara fisik Steam Deck ini menyerupai dengan Nintendo Switch. Dilengkapi layar LCD 7 inci, dan tombol kontrol ada di sisi kanan kirinya. Ditambah touchpad yang memudahkan pengendalian.
Baca Juga: Buka Pre Order di Steam, Ini Harga Game Demon Slayer
Handheld ini menjalankan sistem operasi SteamOS berbasis Linux untuk memainkan game PC. Namun pengguna tetap bisa menggantinya dengan Windows 10, seperti selayaknya PC.
Steam Deck sendiri baru dipasarkan sekitar Desember 2021 mendatang. Namun Valve sudah membuka pemesanan pada 16 Juli 2021 kemarin. Sayangnya diikuti para penimbun untuk dijual lagi dengan harga lebih tinggi. [HiTekno.com]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan