Suara.com - Twitter tengah menguji coba fitur notifikasi baru yang akan memberitahu pemilik bahwa akunnya ditangguhkan atau dikunci karena melanggar aturan. Dalam fitur baru Twitter, akun yang ditangguhkan hanya bisa digunakan dalam mode baca.
"Jika akun anda terkunci atau ditangguhkan, beberapa dari kalian akan melihat banner yang memperjelas alasannya," kata Twitter Support, dikutip pada Kamis (29/7/2021).
Sebagaimana diwartakan The Verge, juru bicara Twitter mengatakan fitur banner notifikasi ini masih dalam tahap pengujian untuk beberapa pengguna aplikasi di iOS, Android, dan browser.
Twitter menguji fitur ini setelah mereka mendapatkan feedback dari pengguna yang menyadari bahwa akun mereka ditangguhkan atau terkunci. Akun mereka hanya bisa digunakan dalam mode baca setelah mencoba mengunggah tweet atau mengikuti akun baru.
Dalam banner notifikasi yang ditampilkan, pengguna bisa mengetahui apakah status akun tengah ditangguhkan secara permanen atau dikunci sementara.
Jika akun ditangguhkan permanen, maka pengguna bisa mengajukan banding ke Twitter. Sementara jika dikunci, maka notifikasi akan memberitahu bahwa akun bisa diakses kembali dalam waktu seminggu.
Selain notifikasi, Twitter juga sebelumnya tengah menguji fitur baru bernama upvote dan downvote. Fitur ini mirip dengan like dan dislike yang ada di YouTube, namun angka downvote-nya tidak akan ditampilkan secara publik.
Fitur upvote dan downvote masih diuji coba untuk sebagian pengguna iOS. Belum diketahui apakah Twitter benar-benar meluncurkannya secara lebih luas atau tidak.
Baca Juga: Rela Kayuh Sepeda 15 Kilometer demi Divaksin, Kakek Ini Didoakan Netizen
Berita Terkait
-
Capek-Capek Eka Kurniawan Masuk Nominasi Man Booker, Saingannya Cuma AU!
-
Cuitan Ala Milenial: Pesan Motivasi dari Kicauan Si Burung Zuper!
-
Membaca Ulang Sejarah R.A. Kartini di Tengah Tren 'Unpopular Opinion'
-
Baskara Mahendra Jadi Sasaran Hujatan KNetz, Warganet Tak Tinggal Diam
-
Dari Thread ke Bioskop, Falcon Pictures Garap Film Waluh Kukus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
4 Rekomendasi Powerbank Fast Charging: Tak Khawatir HP Lowbat, Desain Minimalis
-
Gojek Luncurkan Fitur Jalan Jajan di Aplikasi, Permudah Wisata dan Kuliner Saat Libur Sekolah 2026
-
3 HP Oppo Spek Terbaik Paling Laris di Online Store Menurut Review Pembeli
-
Garmin Connect Ungkap Tren Fitness 2026, Lari dan Sepeda Jadi Favorit Orang Indonesia
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud