Suara.com - Starship SpaceX diklaim menjadi roket tertinggi di dunia.
Pada Jumat (6/8/2021), untuk pertama kalinya, SpaceX menumpuk pesawat luar angkasa Starship-nya di atas roket Super Heavy-nya.
Setinggi sekitar 395 kaki (120 meter), pesawat ruang angkasa bertumpuk ini adalah yang tertinggi di dunia.
Kegembiraan dari dari pendiri dan CEO SpaceX, Elon Musk
Bersamaan dengan posting Twitter yang dia buat dengan membagikan beberapa foto Starship "Fully Stacked," tweet itu berbunyi.
Elon Musk menulis bahwa adalah suatu kehormatan untuk bekerja dengan tim yang hebat.
Dia juga menambahkan bahwa mimpi yang menjadi kenyataan.
Pesawat ruang angkasa Starship yang ditumpuk pada Jumat lalu adalah prototipe SN20 dan diamankan ke prototipe Super Heavy yang dikenal sebagai Booster 4.
Penumpukan tersebut merupakan bagian dari persiapan untuk uji terbang orbital yang telah direncanakan perusahaan untuk kendaraan tersebut.
Baca Juga: Elon Musk Siap Luncurkan Starship ke Orbit untuk Pertama Kalinya
Reporter luar angkasa CNBC Michael Sheetz membagikan di Twitter video Starship yang sepenuhnya ditumpuk dari komunikator sains Tim Dodd, juga dikenal sebagai "Astronot Sehari-hari."
Video tersebut menunjukkan kerumunan orang berkumpul di Texas Selatan untuk menyaksikan Starship berkumpul, bersorak dan bertepuk tangan untuk merayakan momen tersebut.
Di bawah video yang di-tweet, Sheetz bertanya kepada Thomas Zurbuchen, administrator asosiasi untuk Direktorat Misi Sains NASA, pemikirannya, mengetahui Zurbuchen telah mengikuti perjalanan Starship.
"Ya, saya telah mengikuti ini selama ini dan saya senang SpaceX mencapai tonggak sejarah ini! Tidak sabar untuk melihatnya terbang!" jawabnya, dilansir dari Space, Minggu (8/8/2021).
Zurbuchen mengatakan bahwa ukuran dan kemampuannya untuk mengembalikan instrumen sains bahkan dari luar angkasa, Starship akan memungkinkan kelas yang sama sekali baru misi sains.
Starship, yang terdiri dari pesawat luar angkasa Starship serta booster tahap pertama Super Heavy adalah pesawat yang akan digunakan SpaceX untuk menerbangkan manusia ke luar Bumi ke tujuan seperti bulan, Mars, dan seterusnya.
April lalu, NASA memberikan SpaceX kontrak Sistem Pendaratan Manusia versi Starship untuk mendaratkan astronot di permukaan Bulan, sebagai bagian dari program Artemis yang terikat di Bulan.
Berita Terkait
-
Best 5 Oto: Pameran Lexus Immersive World, Belajar dari Ford Mustang Shelby GT500 Terbakar
-
Pertahankan Tingkat Produksi Tinggi, Ini Cara Tesla Atasi Kelangkaan Chip Semikonduktor
-
Hangout Bareng, Potret Jennie Blackpink dan Kekasih Elon Musk Curi Perhatian
-
Gandeng SpaceX, NASA Akan Luncurkan Misi ke Bulan Jupiter
-
Ingin Miliki Tesla Model Y Secara Gratis? Syaratnya Balapan di PUBG Mobile
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung