Suara.com - Pengamat transportasi Djoko Setijowarno menilai sektor logistik dan angkutan barang berpotensi paling cepat pulih dan mengalami pertumbuhan seusai pandemi COVID-19.
"Logistik pasti meningkat, seperti ritel itu, masyarakat saat ini sudah terbiasa belanja secara daring. Jadi mobilitas yang sudah berjalan itu logistik dan angkutan barang," katanya kepada Antara, Jumat (13/8/2021).
Djoko mengatakan kelancaran transportasi di bidang logistik menjadi penopang bangkitnya perekonomian Indonesia yang tengah terpuruk akibat pandemi COVID-19.
Meskipun demikian, Djoko mengatakan kondisi tersebut berbeda dengan transportasi angkutan penumpang. Menurut dia, pandemi COVID-19 secara signifikan telah menyebabkan turunnya pergerakan masyarakat di Indonesia.
Ia menilai sektor transportasi yang cukup tinggi seusai pandemi adalah pergerakan masyarakat menggunakan kendaraan pribadi.
"Mobilitas masyarakat paling tinggi nanti menggunakan kendaraan pribadi. Hal ini terjadi selain aturan syarat perjalanan, pemberlakuan protokol kesehatan, juga pembatasan kapasitas penumpang," ujarnya.
Ketua Bidang Advokasi Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) itu mengatakan operator transportasi harus inovatif dan kreatif agar mampu tetap bertahan. Tantangan juga masih akan dihadapi terkait kepatuhan penerapan protokol kesehatan pada angkutan pribadi dan sewa.
Ia menambahkan pemerintah juga perlu berupaya membangkitkan perekonomian sektor transportasi melalui kolaborasi dengan berbagai sektor, salah satunya sektor pariwisata untuk meningkatkan pergerakan masyarakat.
"Permintaan penumpang masih akan mengalami penurunan, sebenarnya bisa dikolaborasikan dengan pariwisata karena masyarakat tidak mau berwisata secara virtual, inginnya datang langsung. Hal inilah yang bisa digarap oleh sektor transportasi," pungkasnya.
Baca Juga: Ini 5 Besar Platform Belanja Online Favorit Masyarakat, Tokopedia Masih Memimpin
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Masih Terpusat di Jawa, Distribusi E-Commerce ke Maluku dan Papua Jadi Tantangan
-
Saudi Vision 2030 Ubah Wajah Arab Saudi
-
Puas Belanja Online, Fajar Sadboy Bertransformasi Jadi Happyboy
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan