Suara.com - Buket bunga yang dipersembahkan untuk para dewa ditemukan di bawah kuil dewa Quetzalcoatl, sebuah piramida yang masih berdiri di reruntuhan kota Teotihuacan di Meksiko.
Quetzalcoatl adalah dewa penting selama Mesoamerika kuno.
Dewa ini dipercaya bertanggung jawab atas penciptaan umat manusia, yang mungkin menjadi alasan mengapa bunga persembahan ditemukan di bawah kuil dewa.
Sergio Gómez, arkeolog di Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko, mengatakan batang-batang bunga tersebut dalam kondisi baik dan masih terikat dengan tali asli terbuat dari kapas.
"Total ada empat karangan bunga dalam kondisi sangat baik. Itu masih diikat dengan tali, mungkin terbuat dari kapas," kata Gomez, dikutip dari Daily Mail, Senin (16/8/2021).
Menurutnya, ini adalah penemuan yang sangat penting karena berbicara tentang ritual yang dilakukan di tempat ini.
Gomez menambahkan, masih terlalu dini untuk menentukan jenis bunga serta tanggal pasti kapan buket itu disimpan.
Namun, para ahli memprediksi bunga itu berusia antara 1.800 hingga 2.000 tahun.
Kota Teotihuacan sendiri diperkirakan dibangun pada 100 SM dan ada hingga abad ke-8.
Baca Juga: Viral Buket Bunga Sultan, Isinya Uang Dolar Bisa Langsung Buat Beli Mobil
Saat ini, hanya sekitar lima persen Teotihuacan yang telah digali meski sudah lebih dari 100 tahun eksplorasi.
Penemuan buket bunga ini adalah bahan botani utuh pertama yang ditemukan di lokasi tersebut.
Selama penggalian, tim ilmuwan juga menemukan lebih dari 100.000 artefak di dalam kota kuno dan khususnya di bawah tiga piramida yang masih berdiri.
Berita Terkait
-
Mantan Gitaris Dewa Mualaf, Kaget jadi Pendakwah Dapat Honor Rp 60 Juta
-
Istri Gitaris Dewa Putu Adhi Kesakitan di Rumah Sakit, Diselamatkan Mualaf China
-
Gitaris Dewa Putu Adhi Masuk Islam, Jatuh Miskin Uang Hanya Rp 26 Ribu
-
Gunakan Dolar, Penampakan Buket Uang Ini Bikin Jiwa Iri Warganet Meronta
-
Viral Warung Bakso Tawarkan Promo yang Bikin Naik Darah, Publik: Marketing Dewa
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan