Suara.com - Para ilmuwan di Swiss menghitung konstanta matematis pi dengan tingkat ketepatan yang memecahkan rekor dunia baru, mencapai 62,8 triliun angka menggunakan superkomputer.
"Perhitungan ini memakan waktu 108 hari dan sembilan jam menggunakan superkomputer," kata Graubuenden University of Applied Sciences dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Science Alert, Selasa (17/8/2021).
Menurut Center for Data Analytics, Visualization and Simulation, upaya tersebut hampir dua kali lebih cepat dari rekor yang ditetapkan Google menggunakan cloud pada 2019 dan 3,5 kali lebih cepat dari rekor dunia sebelumnya pada 2020.
Para peneliti sedang menunggu Guinness Book of Records untuk mengesahkan prestasi ini.
Sampai saat itu tiba, tim hanya mengungkapkan sepuluh digit terakhir yang dihitung untuk pi, yaitu 7817924264.
Perhitungan pi rekor dunia sebelumnya mencapai angka 50 triliun.
Namun, para ahli terus mendorong perhitungan untuk konstanta, yang 10 angka pertamanya adalah 3,141592653, semakin jauh menggunakan komputer yang kuat.
Pi mewakili rasio keliling lingkaran dengan diameternya dan memiliki jumlah digit tak terbatas yang mengikuti titik desimal.
Para ahli di Swiss mengatakan bahwa perhitungan tersebut juga dapat diterapkan di bidang lain seperti analisis RNA, simulasi dinamika fluida, dan analisis tekstual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard