Suara.com - Asosiasi Televisi Swasta Indonesia menyatakan kesiapan mereka untuk menggelar siaran digital, meski analog switch off (ASO) atau penghentian siaran tv analog secara resmi ditunda sampai 2022.
"Kami sudah siap secara infrastruktur," kata Ketua ATVSI, Syafril Nasution, Rabu (18/8/2021).
Kementerian Komunikasi dan Informatika pekan ini secara resmi sudah mengumumkan analog switch off atau penghentian siaran televisi terestrial analog ditunda sampai tahun depan.
ATVSI melihat tidak ada masalah dengan perubahan jadwal ini, yang semula akan dimulai paling lambat 17 Agustus lalu, untuk ASO tahap pertama.
"Kami merasa wajar saja dan tidak ada masalah karena lembaga penyiaran swasta sudah menyiapkan sejak awal," kata Syafril.
Aspek yang tidak kalah penting dalam siaran televisi terestrial digital ini adalah kesiapan masyarakat untuk menerima siaran digital, termasuk memiliki perangkat televisi yang bisa menangkap siaran digital atau set top box untuk televisi model lama.
"Kami akan terus sosialisasi ke masyarakat tentang hal tersebut," kata Syafril.
Kominfo sudah menerbitkan aturan baru untuk jadwal ulang analog switch off di Indonesia, melalui Peraturan Menteri Kominfo Nomor 11 Tahun 2021 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 6 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Penyiaran.
Migirasi siaran televisi terestrial dari analog ke digital akan dilakukan dalam tiga tahap, berubah dari jadwal semula lima tahap.
Baca Juga: Kominfo Optimistis ASO Tetap Rampung pada 2 November 2022
Tahap pertama paling lambat berlangsung sampai 30 April 2022 di 56 wilayah siaran di 166 kabupaten dan kota. Tahap kedua berlangsung sampa 25 Agustus 2022, mencakup 31 wilayah siaran di 110 kabupaten dan kota. Tahap terakhir berlangsung sampai 2 November 2022 di 25 wilayah siaran, 63 kabupaten dan kota.
ASO, penghentian siaran tv analog untuk migrasi ke tv digital, harus ditunda karena saat ini pemerintah sedang fokus menangani kasus COVID-19 yang meningkat di berbagai daerah, juga pemulihan dari pandemi. [Antara]
Berita Terkait
-
5 Smart TV Terbaik dengan Harga Terjangkau, Layar Jernih 32 Inch Mulai Rp2 Jutaan
-
Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
-
Masih Pakai TV Analog atau Tabung? Ini Cara Nonton Piala Dunia 2026 Gratis Gambar Jernih
-
Apakah Smart TV Perlu STB? Ini 5 Rekomendasi TV Digital yang Murah tapi Berkualitas
-
Mending TV Digital atau Smart TV? Ini 5 Pilihan TV Murah dan Hemat Listrik
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Prabowo Kembali ke Jombang, Hadiri Penutupan Muktamar NU ke-35
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi
-
Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh