Tekno / Tekno
Selasa, 10 Februari 2026 | 10:20 WIB
Ilustrasi smart TV atau TV Digital. [Unsplash]

Suara.com - Perkembangan teknologi televisi dalam beberapa tahun terakhir berjalan sangat cepat. Jika dulu TV hanya berfungsi sebagai penerima siaran, kini televisi telah berevolusi menjadi pusat hiburan rumah yang serba pintar. 

Di tengah banyaknya pilihan, dua jenis TV yang paling sering bikin bingung adalah TV digital dan Smart TV. Keduanya terlihat mirip dari luar, tetapi kemampuan dan teknologinya jauh berbeda.

Sebelum memutuskan membeli, penting untuk memahami perbedaan mendasar antara TV digital dan Smart TV. Salah pilih bukan hanya soal fitur yang tidak terpakai, tetapi juga berpengaruh pada konsumsi daya dan anggaran belanja.

Perbedaan TV Digital dan Smart TV

Dari sisi sinyal siaran, TV digital hanya menerima siaran berbasis digital terrestrial. Keunggulannya ada pada kualitas gambar yang lebih jernih dibanding TV analog, serta jumlah channel yang lebih banyak dalam satu frekuensi. Namun, TV digital tidak bisa terhubung ke internet tanpa perangkat tambahan seperti set-top box.

Sebaliknya, Smart TV tidak hanya menerima siaran digital, tetapi juga terkoneksi langsung ke internet melalui Wi-Fi atau kabel LAN. Inilah yang membuat Smart TV bisa mengakses layanan streaming seperti YouTube, Netflix, dan Disney+ tanpa alat tambahan.

Dari segi fungsi dan fitur, TV digital umumnya fokus pada fungsi utama menonton siaran televisi. Beberapa model sudah dilengkapi EPG (Electronic Program Guide) dan fitur perekaman via USB, tetapi tetap terbatas. Smart TV jauh lebih fleksibel karena memiliki sistem operasi seperti Android TV, webOS, atau Tizen. Pengguna bisa mengunduh aplikasi, browsing internet, bahkan menghubungkan TV dengan perangkat pintar lain di rumah.

Untuk konektivitas, TV digital biasanya hanya menyediakan port dasar seperti HDMI, USB, dan AV. Smart TV lebih unggul karena sudah mendukung Wi-Fi, Bluetooth, serta integrasi asisten suara. Dari sisi harga, TV digital jelas lebih ramah di kantong dengan banderol mulai Rp1 jutaan, sementara Smart TV umumnya dimulai dari Rp2 jutaan tergantung ukuran dan fitur.

Lalu, mana yang lebih mending? Jawabannya kembali ke kebutuhan. Jika hanya ingin menonton siaran TV dengan konsumsi daya rendah, TV digital sudah cukup. Namun, bila ingin hiburan lengkap tanpa ribet, Smart TV jelas lebih worth it.

Baca Juga: Smart TV Murah dan Bagus Merk Apa? Ini 3 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan

5 Rekomendasi TV Murah dan Hemat Listrik

Berikut rekomendasi smart TV hemat daya dan harga terjangkau. Bisa jadi sebuah referensi buat Anda yang mencari hiburan melalui televisi.

1. Samsung 43 Inci AU8000 Crystal UHD 4K Smart TV

Samsung 43 Inci AU8000 Crystal UHD 4K Smart TV (datascripmall.id)

Samsung AU8000 menawarkan kualitas visual yang solid di kelas menengah. Teknologi Crystal UHD 4K membuat warna terlihat tajam dan detail, cocok untuk streaming film resolusi tinggi. Prosesor Crystal 4K bekerja efisien dalam mengolah gambar sekaligus menjaga konsumsi daya tetap stabil.

Desain Air Slim yang tipis membuatnya tampak modern tanpa memakan banyak ruang. Dari sisi harga, TV ini dibanderol mulai Rp4.500.000. Konsumsi daya tergolong efisien untuk ukuran 43 inci beresolusi 4K, menjadikannya pilihan seimbang antara performa dan efisiensi energi.

2. Realme Smart TV

Realme Smart TV (realme.com)

Realme Smart TV menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin Smart TV murah tapi tetap bertenaga. Dibekali Chroma Boost Picture Engine, warna terlihat cerah dan kontras tanpa terasa berlebihan. Prosesor quad-core membuat navigasi Android TV terasa cukup responsif untuk penggunaan harian.

Speaker 24 watt dengan Dolby Audio memberikan suara lantang tanpa perlu tambahan soundbar. Konsumsi dayanya relatif hemat untuk ukuran layar yang ditawarkan. Dengan harga mulai Rp2.000.000, Realme Smart TV termasuk salah satu opsi Smart TV paling ekonomis di kelasnya.

Load More