Suara.com - Taliban dilaporkan telah menyita perangkat biometrik yang digunakan oleh militer Amerika Serikat (AS).
Perangkat ini dapat membantu mengidentifikasi warga Afghanistan yang bekerja untuk pemerintah AS dan membantu pasukan koalisi.
Dikhawatirkan, Taliban dapat menggunakan informasi tersebut sebagai balasan setelah hilangnya dukungan pemerintah AS.
Perangkat yang dikenal sebagai HIIDE ini disita ketika Taliban melakukan pawai ofensif untuk mengambil alih ibu kota Afghanistan, Kabul.
Informasi yang disimpan di HIIDE ini seperti pemindaian iris mata, sidik jari, hingga informasi biografi.
Sumber juga melaporkan perangkat dapat digunakan untuk mengakses database terpusat.
"HIIDE digunakan sebagai alat ID biometrik untuk membantu ID penduduk setempat yang bekerja untuk koalisi," kata kontraktor militer AS kepada The Intercept, dikutip CNet, Senin (23/8/2021).
Perangkat ini telah berperan dalam perang puluhan tahun AS melawan teror, seperti membantu mengidentifikasi Osama bin Laden selama serangan 2011 di kompleks Pakistan.
Biometrik sendiri adalah kunci teknologi pengenalan wajah yang biasa digunakan untuk aktivitas sehari-hari seperti membuka kunci ponsel atau menandai teman di media sosial.
Teknologi ini juga digunakan oleh penegak hukum dan militer dalam mengidentifikasi tersangka atau individu lain.
Baca Juga: Curhat ARMY Afghanistan Bakar Album BTS karena Ngeri Taliban
Berita Terkait
-
Dulu Bangga Jadi Tentara, Wanita Ini Sekarang Bakar Seragam karena Takut Diringkus Taliban
-
Selama Proses Evakuasi di Afghanistan, NATO Sebut 20 Orang Tewas di Sekitar Bandara Kabul
-
Miris! Perempuan Afghanistan Melahirkan dalam Pesawat Evakuasi Amerika Serikat
-
Peringatan Keras! Vladimir Putin Larang Pengungsi Afghanistan Masuk Rusia
-
Hashmat Ghani Serukan Pembentukan Pemerintahan yang Inklusif di Taliban
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rekomendasi HP RAM 12 GB Termurah di Bawah 6 Juta, Pilihan Terbaik untuk Jangka Panjang
-
7 HP Midrange Snapdragon Terbaik 2026, Performa Kencang untuk Gaming dan Multitasking
-
Bocoran Spesifikasi Redmi Note 17 Series: Siap Meluncur Juli, Bawa Baterai 10.000 mAh
-
4 HP Redmi RAM Besar dan Kamera Terbaik 2026, Mulai Rp1 Jutaan
-
Antusiasme Komunitas OpenClaw dalam Mendorong Adopsi Agentic AI
-
Geothermal Indonesia Makin Canggih, Geo Dipa Energi Adopsi Teknologi Cloud
-
Pre Order GTA 6 Resmi Dibuka, Cek Detail Harganya di Indonesia
-
8 Lampu Emergency Portable Terbaik Bisa Dijadikan Power Bank, Solusi Praktis saat Mati Listrik
-
Lenovo Idea Tab Pro Gen 2 Resmi Dijual, Tablet AI dengan WPS Office PC Level dan Baterai 10.200mAh
-
Huawei MatePad Mini Resmi Meluncur, Tablet Mini Tertipis dan Teringan Dibanderol Rp8,9 Juta