Suara.com - Setelah Realme meluncurkan sistem pengisian nirkabel magnetiknya, MagDart, kini giliran Oppo segera menyusul dengan versinya sendiri.
Hal ini terlihat saat Oppo menunjukkan kemampuannya di Smart China Expo 2021. Perusahaan juga memamerkan prototipe sistem pengisian nirkabel yang benar-benar dapat mengirim daya ke telepon yang berjarak beberapa inci.
Sistem magnet ini disebut MagVOOC. Produk generasi pertama memiliki dua pengisi daya, satu 40W dan satu 20W, serta sebuah power bank, sehingga aksesorinya berbeda dari yang dibawa Realme.
Dudukan pengisi daya menahan ponsel secara magnetis dan dapat mendorong 40W ke perangkat yang didukung.
Misalkan pada Oppo Ace2 yang baterainya 4.000 mAh bisa terisi penuh dalam 56 menit. Model lama Find X3, dapat diisi daya pada 30W. Pengisi daya juga mendukung standar Qi dan dapat mengirim hingga 15W ke perangkat tanpa MagVOOC.
Lalu ada pengisi daya MagVOOC 20W yang ramping. Meskipun tidak begitu kuat, tetapi jauh lebih portabel.
Perangkat ini juga mendukung pengisian Qi hingga 10W. Sebagai perbandingan, dua pengisi daya Realme adalah satu unit 50W dan satu unit ramping 15W.
Power Bank MagVOOC memiliki internal 4.500 mAh, yang dapat dikirim ke ponsel yang didukung pada 20W. Perangkat tersebut juga mendukung standar Qi, sehingga dapat mengisi ulang aksesori seperti jam tangan pintar dan headset TWS.
Kamu juga bisa mendapatkan 10W dari port USB-C jika memiliki kabel. Baterainya sendiri membutuhkan waktu 2 jam untuk terisi penuh menggunakan kabel.
Baca Juga: Perlu Kamu Tahu, 5 Fitur Ponsel Bantu Belajar Daring
Sayang, tidak jelas kapan produk MagVOOC akan tersedia untuk konsumen dan ponsel mana yang akan didukung oleh mereka.
Dilansir dari GSM Arena, Selasa (24/8/2021), harga adalah hal lain yang harus menunggu pengungkapan yang lebih rinci dari Oppo.
Sesuatu untuk masa depan, Oppo Air Charging dapat mentransfer daya hingga 7,5W ke telepon pada jarak kecil dan di berbagai sudut juga (yaitu telepon tidak perlu dinyalakan dengan sempurna).
Oppo memiliki banyak paten dan prototipe yang berfungsi, meskipun saat ini tidak ada rencana untuk membawanya ke ritel.
Berita Terkait
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil