- Kominfo bersama IOH meluncurkan Sahabat-AI, aplikasi AI yang diklaim paling memahami bahasa dan budaya Indonesia.
- Peluncuran Sahabat-AI di Jakarta bertujuan memperkuat kedaulatan digital dan membangun ekosistem AI nasional yang inklusif.
- Platform multi-model ini dirancang aman, berlandaskan norma lokal, serta dapat digunakan oleh beragam lapisan masyarakat Indonesia.
Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi) bersama Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) meluncurkan Sahabat-AI.
Platform AI ini berbasis aplikasi yang digadang-gadang sebagai AI “paling Indonesia” karena paling paham bahasa, budaya, dan kebutuhan masyarakat Tanah Air.
Peluncuran ini bukan sekadar menghadirkan teknologi baru. Ini adalah deklarasi bahwa Indonesia siap membangun ekosistem AI yang berdaulat, inklusif, dan berbasis kebutuhan lokal.
AI Buatan Indonesia untuk Semua Orang
Sahabat-AI hadir sebagai aplikasi Android dan iOS yang dirancang untuk mudah digunakan siapa saja, mulai dari pelajar, kreator konten, UMKM, profesional, hingga institusi publik.
Platform ini mengintegrasikan kemampuan multi-model dan multi-modal dalam satu antarmuka terpadu. Pengguna dapat berpindah dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan coding, dan analisis data mendalam.
Langkah ini dinilai sebagai terobosan yang signifikan karena menurunkan hambatan adopsi AI di Indonesia, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi canggih yang sebelumnya terasa eksklusif.
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan bahwa Sahabat-AI adalah simbol arah strategis Indonesia dalam membangun kemandirian AI nasional.
“Sahabat-AI merupakan langkah penting dalam memperkuat kedaulatan digital Indonesia. Lebih dari itu, ini adalah wujud komitmen kami untuk memastikan tidak ada yang tertinggal dalam transformasi digital,” tegas Meutya, saat peluncuran di Jakarta, Rabu (25/2/2026).
Baca Juga: Google dan Komdigi Gaspol Kembangkan Startup AI Indonesia, 63 Perusahaan Dapat Akses Google Cloud
Ia menambahkan bahwa teknologi tidak boleh menjadi penghalang, melainkan jembatan.
“Teknologi harus membuka akses bagi siapa pun, di mana pun, tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, kita membutuhkan AI yang benar-benar Paling Indonesia, dibangun dengan bahasa kita, nilai budaya kita, serta kepentingan bangsa,” bebernya.
Menurutnya, kehadiran Sahabat-AI membuktikan bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan berdampak nyata.
“Saya mendorong seluruh lapisan masyarakat menggunakan Sahabat-AI dan menjadi bagian dari perjalanan perkembangan AI dalam negeri,” kata dia.
Dibangun dengan Nilai Lokal, Diperkuat Teknologi Global
Sahabat-AI disebut sebagai “Si Paling Indonesia” karena dirancang dengan pemahaman mendalam terhadap bahasa daerah, konteks sosial, budaya lokal, dan norma komunikasi masyarakat Indonesia.
Berita Terkait
-
Pertama Kali, WhatsApp Call Pelanggan IM3 Aman dari Spam dan Scam
-
Dokumen Digital Jadi Senjata Baru Penipuan, Privy dan Komdigi Dorong Budaya Verifikasi
-
Platform Digital Bikin Kerja Lebih Cerdas dan Produktif
-
Cuan Gila! Modal Rp200 Ribu, Pria Malaysia Jual Domain ai.com Seharga Rp1,1 Triliun
-
Indosat Gelar Indonesia AI Day for Supply Chain, Bocorkan Jurus AI Pangkas Biaya
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
Terkini
-
23 Kode Redeem FC Mobile 14 April 2026, Kejutan Spesial EA dan Persiapan Event Baru
-
Tips Memilih Power Bank yang Aman Dibawa Naik Pesawat, Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
24 Kode Redeem FF 14 April 2026, Siap-siap Mystery Shop Kolab Gintama Segera Rilis di Server Indo
-
Strategi PB ESI Siapkan Timnas Indonesia untuk Ajang Global ENC 2026
-
Bocoran Harga Redmi K90 Max, HP Gaming dengan Dimensity 9500 dan RAM 16 GB
-
RedMagic Gaming Tablet 5 Pro Bocor, Usung Layar OLED 185Hz dan Snapdragon 8 Elite
-
IGRS Kembali Trending, Spoiler Penting Game James Bond 007 First Light Bocor
-
Oppo F33 Pro 5G Muncul di Google Play Console, Bawa RAM 8GB dan Baterai 7000mAh Jelang Rilis
-
5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
-
Andalkan Data Biometrik untuk Tingkatkan Performa, Garmin Ubah Cara Atlet Hybrid Race