Suara.com - Facebook akan mengembalikan fitur panggilan suara dan video untuk aplikasi utamanya.
Sebelumnya, fitur ini hanya tersedia di Messenger yang terpisah dari Facebook.
Uji coba ini mulai dilakukan Facebook untuk beberapa pengguna tertentu mulai Senin kemarin.
Nantinya, mereka bisa langsung melakukan panggilan suara maupun video dari Facebook langsung.
Director of Product Management Facebook Messenger, Connor Hayes menyatakan, uji coba ini dimaksudkan untuk memberikan pengalaman pengguna menjadi lebih efisien.
Dilaporkan Apple Insider, Selasa (24/8/2021), Facebook biasanya menyediakan fitur panggilan suara dan video dari Messenger.
Ini adalah layanan perpesanan yang menjadi bagian dari aplikasi utama Facebook sebelum akhirnya dipisah pada 2014.
Sejak dipisah, pengguna terpaksa menggunakan Facebook dan Messenger untuk menggunakan berbagai fitur, seperti mengirim pesan, jelajah media sosial, hingga panggilan suara dan video.
Integrasi ini merupakan bagian dari upaya Facebook dalam menyatukan fitur yang ditawarkan.
Baca Juga: Mirip China? Etiopia Siapkan Facebook, Twitter, WhatsApp, dan Zoom Versi Sendiri
Tahun lalu, mereka telah mengintegrasikan pesan yang ada di Messenger dengan Instagram.
Hayes menerangkan, perusahaan mulai melihat Messenger sebagai layanan ketimbang aplikasi terpisah.
Nantinya, ini akan berfungsi sebagai pengikat untuk berkomunikasi di seluruh layanan milik Facebook.
"Anda akan melihat lebih banyak (perubahan) ini untuk ke depannya," kata Hayes.
Inisiatif Facebook ini dinilai sebagai taktik untuk meloloskan mereka dari bukti monopoli.
Pekan lalu, Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat mengajukan gugatan anti monopoli terhadap Facebook.
Lembaga tersebut mengklaim bahwa perusahaan telah melanggar aturan anti persaingan dengan mengakuisisi Instagram dan WhatsApp.
Berita Terkait
-
Facebook Klaim Hapus 20 Juta Konten Misinformasi COVID-19
-
Bank Aladin Syariah Gandeng Facebook Kembangkan Inklusi dan Literasi Keuangan
-
Facebook Blokir Konten Berbau Taliban, Kasih Cap Organisasi Teroris
-
WhatsApp Tutup Akses Akun Berafiliasi Taliban
-
Piawai Bongkar Pasang Mesin Motor, Mekanik Ika Dafid yang Mantan Guru TK Jadi Viral
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan