- UI sarat dengan iklan.
- Pengguna diberi tahu bahwa mereka dapat mulai menambang setelah menonton iklan video di dalam aplikasi.
- Pengguna diminta untuk mengklik iklan selama prosedur penambangan palsu untuk mengonfirmasi bahwa mereka bukan robot.
- Pengguna diminta untuk mengklik iklan untuk meningkatkan kecepatan penambangan.
- Pengguna aplikasi berbahaya ini diberitahu bahwa jika mereka mendapatkan beberapa teman untuk menginstalnya, antarmuka penarikan cryptocurrency akan terbuka.
Sekali lagi, ini adalah klaim palsu karena aplikasi akan selalu menampilkan permintaan untuk menarik cryptocurrency dalam keadaan menunggu.
TrendMicro menyertakan beberapa tip bermanfaat dalam laporannya untuk membantu Anda menemukan aplikasi palsu.
Nomor satu dalam daftar adalah periksa komentar yang ditinggalkan oleh pengguna. Satu ulasan untuk aplikasi penambangan palsu mengatakan, "Aplikasi ini scam. Mudah digunakan dan tidak memanaskan ponsel Anda, karena tidak melakukan apa-apa."
Ketika Anda melihat beberapa ulasan seperti ini, lari dari aplikasi secepat mungkin. Cara lain untuk menemukan yang palsu adalah dengan memulai ulang aplikasi atau telepon saat sedang dalam proses "menambang".
Sebagian besar aplikasi penambangan palsu memiliki penghitung palsu yang akan dimulai ulang dari nol jika dimatikan di tengah proses "penambangan".
Anda juga dapat memasukkan alamat dompet cryptocurrency palsu atau tidak valid. Jika aplikasi menerimanya dan memungkinkan untuk terus melakukan operasi, kemungkinan besar aplikasi tersebut palsu.
Dan jika tidak ada biaya yang dikenakan untuk penarikan cryptocurrency, kecurigaan Anda harus dimunculkan. Mentransfer cryptocurrency biasanya disertai dengan biaya penanganan yang tinggi yang berarti penarikan gratis mencurigakan.
Berita Terkait
-
Wamendag Tegaskan Kripto Sebagai Komoditas, Bukan Alat Pembayaran
-
Transaksi Kripto di Indonesia Melonjak Tajam, Capai 478,5 Triliun di 2021
-
Ratusan Juta Aset Kripto Raib Gegara Putusan Hakim Sebut Tak Dilindungi Hukum
-
Hacker Jepang Curi Aset Mata Uang Kripto Sebesar Rp 1,4 Triliun
-
Pelanggan Kripto di Indonesia Naik Dua Kali Lipat Setahun, Transaksi Harian Rp2,3 Trilyun
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Perang di Selat Hormuz Makin Menggila, Ledakan Beruntun Guncang Kota Besar Iran
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi