Suara.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengatakan, dia dan Dr. Anthony Fauci membahas tentang perlunya vaksin booster Covid-19 setiap lima bulan, daripada setiap delapan seperti yang diantisipasi sebelumnya.
Dilansir dari New York Post, Minggu (29/8/2021), jangka waktu lebih pendek akan meningkatkan jumlah dosis vaksin yang perlu disisihkan AS untuk suntikan booster.
“Pertanyaan yang diajukan adalah haruskah itu lebih pendek dari delapan bulan? Haruskah hanya lima bulan? Itu sedang dibahas. Saya berbicara dengan Dr. Fauci pagi ini tentang itu,” kata Joe Biden.
Joe Biden mengatakan bahwa vaksin booster untuk orang Amerika akan dimulai di sini pada 20 September mendatang, sambil menunggu persetujuan dari FDA dan komite ahli luar CDC.
Presiden AS itu tidak mengatakan apa yang direkomendasikan Fauci, mengenai waktu suntikan booster.
Israel mulai memberikan suntikan booster kepada warga lanjut usia bulan lalu.
Pfizer dan BioNTech telah meminta persetujuan FDA untuk suntikan booster untuk vaksin dua dosis mereka, yang merupakan opsi yang paling banyak digunakan di AS.
Data menunjukkan, suntikan ketiga meningkatkan kemampuan tubuh untuk melawan virus.
Vaksin dua dosis serupa dari Moderna dibuat dengan teknologi yang sama.
Baca Juga: Dari Binatang atau Lab China? Intelijen Amerika Gagal Temukan Asal Covid-19
Vaksin satu dosis Johnson & Johnson juga bekerja lebih baik dengan suntikan ekstra, kata perusahaan itu minggu ini.
Vaksin secara dramatis menurunkan risiko gejala serius, rawat inap, dan kematian, tetapi tingkat vaksinasi yang tinggi tidak menghentikan lonjakan kasus virus varian Delta.
Berita Terkait
-
Pesan Biden ke ISIS Usai Ledakan Bandara Kabul: Tak Termaafkan, Kami akan Memburu Anda!
-
Ledakan di Bandara Kabul, Joe Biden: Kami Akan Memburu ISIS dan Membuat Anda Membayar
-
Kabar Baik! Antibodi Buatan, Kurangi Risiko Kematian Covid-19
-
Pengakuan Pejabat Soal Vaksin Booster, Andi Harun: Hanya Candaan Biar Gak Gugup
-
Gelombang Penungsi Afganistan Dikhawatirkan Picu Reaksi Populis Kanan
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya
-
Teaser Honor 600 Series Beredar: Desain Mirip iPhone, Pakai Chip Snapdragon
-
65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic
-
TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih
-
3 HP Murah iQOO Terbaru Siap Masuk ke Indonesia: Baterai Jumbo, Skor AnTuTu Tinggi
-
Laptop Gaming Terbaru 2026 Segera Rilis April, Siap Tembus Esports dengan RTX 50 Series
-
Teknologi AI Vision 2.0 dan Robot Rumah Tangga Jadi Tren di 2026, Smart Home Makin Canggih
-
Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta
-
5 HP 2 Layar Lipat Murah Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Tampilan Berkelas Murah Meriah
-
Daftar Harga Redmi A Pro dan Redmi TV Max 2026, Smart TV Anyar dengan Layar 144 Hz