Suara.com - Kesuksesan dapat diraih oleh siapa pun tanpa melihat latar belakang, selama seseorang berusaha dengan sungguh-sungguh.
Hal ini dibagikan oleh seorang warganet yang telah menjadi dosen muda, setelah sempat dibully karena tidak bisa membaca saat sekolah.
Dalam video yang diunggah oleh akun TikTok @alano_1010 pada 27 Agustus, warganet bercerita bahwa ia pernah dilempar batu saat masih duduk di Sekolah Dasar (SD) karena dianggap bodoh.
Karena terus dibully, warganet bahkan memutuskan untuk pindah sekolah. Namun setelah lulus SD, tindakan bully yang diterimanya tidak berhenti begitu saja.
Warganet masih terus diejek, salah satunya karena fisik. Ia juga mengaku pernah ditolak perempuan setelah menyatakan perasaannya.
"Kelas 1 SD dilempar pakai batu karena bodoh nggak bisa membaca, pindah sekolah karena kena bully di SD lama. Bertahan 5 tahun di SD yang baru. Ketika SMP adalah bullyan yang paling menyakitkan. Salah satunya adalah karena gigi maju," tulis pemilik akun.
Tak ingin menyerah, warganet pun belajar dengan giat ketika duduk di bangku SMA agar ia bisa diterima di perguruan tinggi yang diinginkan dan mendapat beasiswa.
Beruntung, warganet pun meraih beasiswa yang diinginkannya. Namun, ia sempat merasa salah memilih jurusan sehingga tidak bersemangat dalam belajar. Hal itu berimbas pada Indeks Prestasi (IP).
"Ketika SMA belajar yang giat biar bisa lulus SNMPTN dan dapat beasiswa. Ketika S1 pernah merasa salah jurusan sehingga IP pernah 2,27. Namun tetap usaha terus agar bisa S2 dengan beasiswa lagi," tambah warganet.
Baca Juga: Bikin Ngakak, Warganet Ini Cetak Formulir Vaksin Mirip Kertas Pemilu
Usahanya pun membuahkan hasil. Ia berhasil menyelesaikan jenjang S1 dalam waktu tiga tahun lima bulan, S2 hanya ditempuhnya selama satu tahun lima bulan, dengan seluruh pendidikannya dibiayai oleh beasiswa.
Kini, ia menjadi dosen muda di usianya yang baru 22 tahun karena ia menempuh SD tanpa TK pada umur 5 tahun.
Warganet mengaku bahwa kunci dari keberhasilannya terletak pada rasa percaya diri dan tidak menyerah saat dibully.
Unggahannya itu pun viral dan menarik perhatian dunia maya. Video yang telah dilihat sebanyak lebih dari 5,8 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 606.800 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Gue juga korban bully, semoga bisa kayak dia juga aamiin," tulis akun @ssica34.
"Keren sih kamu, semoga bisa jadi contoh buat orang-orang nggak menyerah dengan keadaan," komentar @karenina_nia.
"Emang bullying itu parah banget. Alhamdulillah sekarang masih kuat," tambah @2160492576.
"Inilah alasan gue nggak ngebully atau beda-bedain temen. Jalan hidup orang nggak ada yang tahu, bisa jadi dia lebih sukses daripada gue," ungkap @aufafaiz0.
"Balas dendam terbaik adalah menjadi sukses," sahut @cheryl_kenzo.
Berita Terkait
-
Pernah Dilempar Batu Gegara Tak Bisa Baca, Kini Nasib Pria Ini Bikin Melongo
-
Hampir Kena Tipu, Penjual Ini Jahili Balik Pembelinya
-
Bapak Penjual Roti Ini Gemetar Tak Percaya Usai Dagangannya Diborong Warganet
-
Lokasi Pernikahan Terkena Banjir, Pasangan Ini Malah Senang Manfaatkan Momen
-
Berawal Sering Ajak Selfie di Sekolah, Murid Ini Nikahi Gurunya
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Titik Api Masih Muncul di Tol Palindra, Seberapa Cepat Karhutla Bisa Dikendalikan?
-
Purbaya Klaim Keuntungan Danantara Akan Disetor ke Pemerintah Tahun Ini, Negara Kantongi Rp 120 T
-
Mencari Warna di Balik Gelapnya Duka dalam Novel French Pink
-
Perusahaan AS Jadikan RI Pusat Produksi Global, Ekspor Sampai Kanada hingga Inggris
-
Maling Motor di Warkop Medan Ditembak Polisi, Pelaku Beraksi hingga ke Aceh
-
30 Tahun Berlalu, Komnas HAM Kembali Selidiki Peristiwa 27 Juli 1996
-
3 Rekomendasi Peeling Pad Mengandung AHA BHA: Wajah Halus, Noda Hitam Tersamarkan
-
Waspada Greenwashing, Klaim Ramah Lingkungan yang Tak Selalu Hijau
-
Cara Mengubah Pecahan ke Persen dengan Mudah: Begini Rumus dan Langkah-langkahnya
-
Review Deadpool & Wolverine: Kekacauan Multiverse yang Penuh Aksi dan Humor