Suara.com - Sony telah merilis konsol PlayStation 5 atau PS5 model baru beberapa waktu lalu.
Model baru ini membawa desain yang lebih ringan dari PS5 Digital Edition (tanpa kaset) yang dikenalkan tahun lalu.
PS5 model baru ini tampil dengan desain yang sama dengan model sebelumnya.
Perbedaannya terletak di berat 300 gram lebih ringan di model baru, yang dinilai tidak terlalu signifikan.
Kemudian, PS5 model baru ini juga muncul dengan stand yang dapat dikencangkan atau dilonggarkan hanya dengan tangan.
Berbeda dengan model sebelumnya yang membutuhkan obeng.
Alasan kenapa PS5 model baru ini terungkap lewat video teardown atau pembongkaran bagian dalam di konsol yang dibuat Austin Evans.
Seperti yang dilaporkan Tomsguide, Kamis (2/9/2021), Sony selaku produsen tampaknya mengganti sejumlah material yang digunakan dalam komponen PS5 model baru.
Hasil teardown menunjukkan, PS5 Digital Edition model baru ini menggunakan sistem pendingin dengan material berbeda dari versi sebelumnya.
Baca Juga: Gamescom 2021: Tanggal Rilis Horizon Forbidden West Terungkap, Ini Detailnya
Diyakini, teknologi pendingin ini muncul dengan versi lebih murah dan lebih kecil dari yang sebelumnya.
Akibatnya, sistem pendingin baru ini menyebabkan panas yang lebih tinggi di PS5 model baru tersebut.
Evans lalu melakukan pemantauan saat PS5 Digital Edition terbaru lewat memainkan game Astro’s Playroom.
Kamera pendeteksi suhu panas atau thermal seek mencatat, suhu konsol bisa tiga sampai lima derajat celsius lebih tinggi dibandingkan model pertama.
Meski begitu, PS5 Digital Edition model baru ini jadi lebih senyap ketimbang model sebelumnya. Konsol ini memiliki tingkat kebisingan 42,1db hingga 43,5db.
PS5 Digital Edition model baru ini dinilai sebagai strategi Sony untuk mengurangi biaya pembuatan dan pengiriman.
Sebab, Sony sebelumnya mengakui bahwa penjualan PS5 membuat perusahaan rugi lantaran harganya yang tak sesuai.
Berita Terkait
-
Viral Video Wanita Buang PS5 Pacar dari Balkon, Aksinya Jadi Perdebatan Warganet
-
Tenang Gamers! Tak Mau PS5 Langka, Sony Amankan Pasokan Chip
-
Untung di Tengah Pandemi, Sony Kantongi 2,57 Miliar Dolar AS Berkat PS5
-
Diam-diam, Sony Persiapkan Headset VR Baru untuk PS5
-
Penjualan Tercepat dalam Sejarah, PS5 Sony Tembus 10 Juta Unit
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Nenek 78 Tahun Lolos dari Kepungan Api yang Hanguskan Dapur di Situbondo
-
Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali
-
Gempa Bumi Jepang, Banyak Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Aeon Mall Kumamoto
-
Profil Andi Tenri Walinonong, Ketua DPRD Bone Perempuan Pertama yang Viral Diduga Aniaya Staf
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik
-
Minta Generasi Berakhlak, tapi Tak Peduli Gurunya Hidup Serba Kekurangan
-
7 Fenomena Langit Sepanjang Agustus 2026, Hujan Meteor Perseid hingga Gerhana Matahari