Suara.com - Twitter dilaporkan tengah mengerjakan serangkaian fitur baru yang fokus di ranah privasi.
Adapun fitur baru yang dikembangkan mulai dari mengedit daftar followers hingga mengarsipkan tweet lama.
Svetlana Pimkina selaku Staf Peneliti Twitter mengatakan, banyak pengguna Twitter tidak memahami dasar privasi, seperti apakah akun mereka dapat dilihat publik atau tidak.
Inilah alasan mengapa pengguna tidak banyak terlibat di media sosial berlogo burung biru tersebut.
"Ketika kebutuhan privasi sosial tidak terpenuhi, maka orang-orang membatasi ekspresi mereka. Mereka menarik diri dari percakapan," ujar Pimkina, sebagaimana diwartakan 9to5mac, Senin (6/9/2021).
Nantinya, Twitter juga mulai meminta penggunanya untuk meninjau apakah akun mereka bersifat publik atau privat mulai bulan ini.
Bloomberg sendiri melaporkan ada empat fitur baru Twitter yang bakal fokus di ranah privasi. Berikut rinciannya:
1. Archived Tweet
Fitur ini dimaksudkan untuk mengarsipkan tweet lama yang sudah diposting. Twitter akan memberi opsi kepada pengguna untuk mengarsipkan tweet, mulai dari 30, 60, 90 hari, atau setahun penuh.
Baca Juga: Twitter Siapkan Opsi Pembayaran lewat Bitcoin
Akan tetapi, fitur Archived Tweet masih dalam tahap konsep dan belum ada kejelasan kapan debut di Twitter.
2. Removing Followers
Fitur ini ditujukan agar pengguna bisa menghapus followers mereka. Sebagai informasi, pengguna hanya bisa memanfaatkan fitur blokir agar pengguna lain tidak bisa mengikuti akun mereka.
3. Sembunyikan tweet yang di-like
Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menyembunyikan tweet mereka yang masuk ke daftar likes (suka). Mereka juga bisa mengatur siapa saja yang bisa melihat daftar tweet yang disukai. Namun belum ada informasi kapan fitur ini mulai dirilis.
4. Leaving Conversations
Pengguna Twitter diberikan opsi untuk meninggalkan utas (thread) dalam percakapan di Twitter. Twitter mulai menguji coba fitur ini pada sebelum akhir 2021.
Berita Terkait
-
Twitter Punya Mode Keamanan Baru, Tweet Kasar Langsung Diblokir
-
Barca Jual Griezmann, Warganet: Siap-siap Dibantai Munchen
-
Fans Kripto Sejati! Pendiri Twitter Bakal Bangun Bursa Kripto Desentralistik Bitcoin
-
Kisah Pekerja Digaji dengan Pulsa Viral, Warganet: Nggak Seharusnya Pakai Pulsa
-
Trending Twitter, Netizen Rayakan Ronaldo Kembali ke Manchester United
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Ogah Tebak Skor Jelang 'El Clasico', Pramono: Saya Berdoa dalam Hati Persija Menang Melawan Persib
-
Mal Berpagar Tinggi Simbol Krisis Kepercayaan, Negara Dinilai Gagal Lindungi Rakyat dan Pengusaha
-
Digagalkan! 300 Butir Obat Terlarang dan Sabu Nyaris Masuk Lapas Kelas I Semarang
-
5 Bupati Jawa Tengah Terjaring OTT KPK, Ada yang Niat Nyogok tapi Malah Kena Peras
-
Sunscreen Apa yang Bisa Menghilangkan Jerawat? Ini 6 Rekomendasi Terbaik sesuai Review
-
Ze Gomes Ubah DNA Madura United, Intensitas Tinggi Jadi Kunci Musim Baru
-
iPhone 18 Pro Max Terancam Langka, Harga Bisa Naik Rp5 Juta Akibat Krisis Memori Global
-
Pertama di Indonesia, Trading Saham dan Aset Kripto Kini Bisa Pakai AI
-
Berawal dari Posisi Duduk, Denny Indrayana Kirim Surat Terbuka 'Memecat Gibran' ke Prabowo
-
5 Mesin Cuci 1 Tabung yang Bagus dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp900 Ribuan