Suara.com - Persaingan antara WhatsApp dan Telegram sudah diketahui semua orang dan konfrontasi ini membuka babak baru di jejaring sosial Twitter.
Platform perpesanan pimpinan Durov memanfaatkan postingan WhatsApp di akun Twitter resmi mereka, mengumumkan migrasi obrolan dari iOS ke Android untuk mengejek fitur ini dengan meme di mana Anda dapat membaca kalimat: “Tahun berapa sekarang? dia?"
WhatsApp baru-baru ini mengumumkan migrasi obrolan antara iPhone dan Android dan memostingnya beberapa hari yang lalu di akun Twitter resminya.
Dilansir dari Gizchina, Selasa (7/9/2021), momen ini dimanfaatkan Telegram dengan mengolok-olok di jejaring sosial itu sendiri.
Mengingatkan pengguna layanan obrolan eksklusif dari Facebook bahwa platformnya telah menerapkan pencadangan otomatis semua obrolan di awan dan penggunanya dapat beralih dari iOS ke Android dan sebaliknya tanpa perlu migrasi.
Telegram juga mengolok-olok WhatsApp karena fitur baru ini belum sepenuhnya diterapkan karena hanya memungkinkan obrolan untuk dipindahkan dari iOS ke Android dan bukan sebaliknya.
Terlebih lagi, fitur baru tersebut tidak tersedia untuk saat ini, hanya untuk perangkat dari pabrikan Korea Samsung.
Meskipun Telegram lebih unggul dari WhatsApp dalam hal fungsionalitas, aplikasi pesan instan milik Facebook masih yang paling banyak digunakan di dunia, dengan lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan.
Tapi sedikit demi sedikit kita melihat bagaimana tren berubah dan semakin banyak pengguna yang beralih dari WhatsApp ke Telegram.
Baca Juga: Cara Kirim Pesan di WhatsApp Tanpa Diketik, Cukup Mudah!
Baru-baru ini, Telegram bergabung dengan klub aplikasi bergengsi yang melebihi satu miliar unduhan di Google Play.
Telegram diluncurkan pada 2013 dan sejak awal, telah menjadi saingan terbesar WhatsApp.
Meskipun bukan pesaing besar dalam hal jumlah pengguna, kebenarannya adalah bahwa Telegram jauh melebihi WhatsApp dalam hal fungsionalitas, keamanan, dan privasi, serta frekuensi pembaruan.
India adalah pasar terbesar Telegram dan 22 persen instalasinya berasal dari negara ini, diikuti oleh Rusia dan Indonesia.
Telegram menjadi aplikasi kelima belas yang mendapatkan lebih dari satu miliar kali unduhan, yang tidak sama dengan jumlah pengguna.
Dengan cara ini, ia bergabung dengan layanan lain seperti WhatsApp, Messenger, Facebook, Instagram, Snapchat, Spotify atau Netflix, antara lain.
Berita Terkait
-
Cara Memindahkan Obrolan WhatsApp dari iPhone ke Ponsel Samsung
-
Keunggulan GB WhatsApp Versi Lama Aman untuk Digunakan
-
Tanpa Aplikasi Tambahan, Begini Cara Mengembalikan Chat WhatsApp yang Terhapus
-
Cara Membuat Link WhatsApp Grup dan Pribadi
-
Kurang Dari Satu Menit, Simak Cara Membuat Link WhatsApp Group
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Tertipu Gaya Film Perang Serius, Tropic Thunder Ternyata Satir Komedi Paling Pecah
-
Bongkar 30 Pelanggaran Hukum! Tim Hukum Febrie Optimis Menang Praperadilan
-
Airlangga Sebut Deal Tarif RI-AS Belum Diratifikasi: Ada Masalah, Soal Kerja Paksa Sudah Beres
-
Orang Asing Jadi Bos, Deretan Jajaran Komisaris dan Direksi DSI
-
6 Warna Dompet Pembawa Hoki dan Rezeki Melimpah menurut Feng Shui
-
Geger Korupsi di Unsoed, Mahasiswa Tuntut Hapus Praktik 'Titipan' di Jalur Mandiri
-
Malaysia: Indonesia Buka Wilayah Udara ke Pesawat Malaysia untuk Operasi Hujan Buatan
-
Puncak Arus Balik Maulid Nabi, Jakarta Bakal Diserbu 35 Ribu Penumpang Kereta
-
Negara Tetangga Angkat Topi Usai Kevin Diks Ditunjuk Jadi Wakil Kapten Borussia Monchengladbach