Para ilmuwan dunia, termasuk beberapa anggota tim WHO itu sendiri, mengakui bahwa investigasi di China itu tak banyak manfaatnya. Alasannya karena sebagian besar data yang mereka peroleh telah disiapkan oleh pemerintah China.
Hasil penyelidikan WHO itu menyimpulkan bahwa kemungkinan besar Covid-19 berasal dari kelelawar yang kemudian melompat ke manusia, melalui perantara binatang lain seperti trenggiling.
Daszak adalah salah satu ilmuwan yang mendukung teori ini dan menolak keras teori tentang kebocoran dari laboratorium. Dalam beberapa wawancara dengan media AS, ia mengatakan tak ada bukti bahwa Covid-19 berasal dari laboratorium dan menganjurkan agar pencarian asal-muasal Covid-19 dialihkan ke kawasan Asia Tenggara.
Sementara pada akhir Agustus kemarin, Gedung Putih mengumumkan bahwa 18 badan intelijen AS telah gagal menentukan dari mana Covid-19 berasal.
Laporan ini disusun setelah Presiden Joe Biden pada Mei lalu memerintahkan badan-badan intelijen AS untuk menyelediki soal asal-muasal Covid-19. Biden memberi mereka 90 hari untuk menyelidiki dan menyusun laporan akhir.
Perintah itu dikeluarkan Biden setelah muncul laporan bahwa badan-badan intelijen AS tidak satu suara soal Covid-19. Beberapa lembaga lebih yakin pada teori binatang, sementara ada lembaga yang condong kepada teori laboratorium.
Berita Terkait
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
IHSG Hancur Lebur Seperti Era COVID-19, Padahal Tak Sedang Pandemi
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Uang Beredar Juli 2026 Capai Rp10.371,1 Triliun, Kredit Melaju 13 Persen
-
BEI Gembok Massal 3 Saham, Ini Daftar yang Kena Penghentian Sementara
-
Karena Cinta Itu Sempurna: Arti Kekasih di Hidup yang Tak Selalu Mudah
-
Benarkah PLTU Suralaya Jadi Biang Kerok Polusi Udara?
-
Lei Jun Kepergok Bawa HP Lipat Misterius, Xiaomi MIX Ultra Diduga Segera Hadir
-
Oktafianus Fernando Resmi Gabung Persis Solo, Bidik Promosi Super League
-
Pemerintah Mulai Genjot Digitalisasi, Pengadaan Barang dan Jasa Bakal Berubah Total
-
UMKM Desa Dibidik Naik Kelas dengan Energi CNG
-
Ribuan Warga Padati Halaman Kantor Gubernur, Bersholawat dan Doa Bersama untuk Korban Bencana NTT
-
BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT