Suara.com - Akademisi dari Sekolah Bisnis dan Manajemen Institut Teknologi Bandung (SBM ITB) Prof Wawan Dhewanto, PhD menuturkan teknologi 5G dapat menumbuhkan startup telekomunikasi dan mendukung usaha baik usaha besar maupun UMKM untuk go digital serta mengubah model bisnisnya dari offline ke hibrida.
"Penerapan teknologi 5G ini dapat mendukung perkembangan berbagai sektor bisnis, termasuk sektor telekomunikasi, kesehatan, dan transportasi " kata Prof Wawan Dhewanto dalam Webinar Kerangka Pengembangan dan Penerapan Teknologi 5G di Indonesia yang diadakan oleh SBM ITB, Kamis (30/9/2021).
Menurut dia, saat ini diskusi perkembangan dan penerapan teknologi 5G sedang berjalan pesat dan proses transformasi teknologi telekomunikasi ini semakin lama semakin cepat.
Guru Besar KK Kewirausahan dan Manajemen Teknologi SBM ITB ini juga mengatakan Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah membuat peta jalan 5G nasional agar teknologi ini bisa diterapkan di seluruh Indonesia di berbagai level nasional dan daerah.
"Dengan adanya 5G ini sangat berkontribusi bukan hanya bagi bisnis telekomunikasi tetapi juga bagi ekosistem bisnis keseluruhan," kata dia.
Teknologi 5G ini, lanjut dia, merupakan salah satu infrastruktur yang mendukung konektivitas dan mendukung perkembangan ekosistem kewirausahaan dan ekosistem bisnis yang ada di Indonesia.
Perubahan model bisnis yang bernilai investasi tinggi ini dibutuhkan bukan hanya selama pandemi untuk sustain (bertahan), tetapi juga setelah pandemi untuk recovery (pemulihan).
"Saat ini perubahan teknologi telekomunikasi sangat cepat. Pada saat kita memikirkan penerapan teknologi baru ini, kita juga perlu memonitor masa depan teknologi 6G," kata Wawan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Mira Tayyiba menambahkan kemajuan teknologi digital seperti Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI), Virtual Reality (VR) dan Big Data telah banyak didorong pemanfaatannya oleh sektor publik maupun sektor swasta.
Baca Juga: Samsung Galaxy A22 5G dan Galaxy A33 5G Bisa Pakai Internet 5G Telkomsel
Untuk itu, sebagai tulang punggung teknologi digital, adopsi teknologi generasi ke 5 atau 5G dapat memberi keuntungan konektivitas internet, bukan hanya kecepatan 10x lebih cepat, tetapi juga waktu tunda yang lebih rendah termasuk fitur penting yaitu konsumsi energi yang lebih efisien.
Hingga Maret 2021, sebanyak 157 operator seluler di tingkat global telah meluncurkan operasi komersial 5G di 62 negara termasuk 10 diantaranya kawasan Asia Pasifik.
Di ASEAN, negara yang sudah masuk fase komersialisasi jaringan 5G termasuk Singapura, Thailand dan Filipina. Sedangkan, sembilan kota di Indonesia segera terlayani 5G pada akhir 2021 yaitu Jabodetabek, Solo, Medan, Balikpapan, Surabaya, Makassar, Bandung, Batam, dan Denpasar.
"Diharapkan, optimalisasi teknologi 5G ini akan meningkatkan TKDN, tumbuhnya developer-developer aplikasi dan IoT di dalam negeri, dan pengembangan talenta digital di Indonesia," kata Mira. [Antara]
Berita Terkait
-
Garap Potensi Ekonomi Ramadan dengan Memperluas Akses Ekonomi Syariah
-
Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
-
BRI Optimistis 2026: 3 Program Dorong Kredit Produktif
-
Sepanjang 2025, TJSL PLN Peduli Jangkau Lebih dari 700 Ribu Penerima Manfaat di Seluruh Indonesia
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan Sarana Produksi untuk Dukung UMKM Kreatif Sumbar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Infinix Note 60 Pro, HP Midrange dengan Matrix Display
-
Kebangkitan Rayman Dimulai, Ubisoft Janjikan Game Baru Setelah Edisi Ulang Tahun
-
Adu HP Kelas Premium: Xiaomi 17 Pro Max Sanggup Bikin iPhone 17 Pro Max Ketar-Ketir?
-
Bocoran Vivo V70 FE: Kamera 200MP, Baterai 7000mAh, Update 6 Tahun, Rilis 28 Februari?
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra dan Kotak Penjualannya Terungkap, Segera Debut di Pasar Global
-
Xiaomi 18 dan Vivo X500 Bakal Pakai Layar Anti-Intip Canggih Mirip Galaxy S26 Ultra
-
4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
-
3 HP Murah Redmi dan POCO Lolos Sertifikasi, Bersiap Masuk ke Asia Tenggara
-
Spesifikasi Honor X6d: HP 5G Murah dengan Dimensity 6300 dan Layar Jumbo
-
5 HP dengan Kamera Depan Terbaik Tahun 2026, Selfie dan Vlog Makin Tajam