Suara.com - El Clasico jilid 2 MPL Season 8 menghadirkan pertarungan sengit antara EVOS vs RRQ. Mematahkan prediksi penggemar, EVOS Legends mampu menggilas RRQ dengan skor 2 vs 0.
Berdasarkan statistik yang diberikan oleh caster sebelum pertandingan, penggemar MPL Indonesia memprediksi bahwa RRQ dapat menumbangkan EVOS.
Prediksi dari penggemar MPL adalah 79 persen untuk RRQ dan 21 persen untuk kemenangan EVOS. Tampil trengginas di game pertama, EVOS mampu menang cepat atas musuh bebuyutannya.
Susunan roster dan hero dari EVOS Legends di game pertama adalah Wann (Lylia), Antimage (Esmeralda), Rekt (Popol Kupa), Ferxiix (Hayabusa), dan LJ (Jawhead).
Sementara formasi dari RRQ yaitu Clay (Lunox), R7 (Gloo), Xinn (Paquito), Albert (Granger), dan Vyn (Mathilda). Kedua tim sama-sama bermain agresif sejak early-game.
Sangat seru, skor 8 vs 5 bahkan sudah tercipta di menit ketiga. Perebutan Turtle di early-game memicu war layaknya pertarungan panas saat merebut Lord. Rekt yang mendapatkan triple kill membuat EVOS memimpin dengan skor 8 vs 5 di menit ketiga.
Macan Putih terus menekan sehingga momentum keunggulan di early dapat berlanjut hingga mid-game. Eksekusi menawan dari Ferxiic dan backup cepat dari roster lain membuat EVOS berulang kali memorak-porandakan formasi RRQ.
EVOS mampu meruntuhkan empat turret di menit ketujuh sementara RRQ sama sekali belum mencuri turret. Skor 17 vs 14 tercipta di menit kesebelas untuk keunggulan EVOS.
Meski tertekan, RRQ berhasil memukul mundur serangan EVOS beberapa kali. War di lane tengah menjadi awal mimpi buruk bagi Sang Raja.
Baca Juga: Mudah! Ini Cara Ganti Server di Mobile Legends
Kehilangan tiga hero, RRQ hanya menyisakan Xinn dan Albert untuk bertahan di base. Merangsek masuk, EVOS akhirnya mengunci kemenangan game pertama dengan skor 21 vs 15 di menit ke-13. Kalah di game pertama membuat RRQ Hoshi langsung panas di pertandingan selanjutnya.
Sang Raja berhasil memimpin dengan skor 9 vs 6 di menit kedelapan. Permainan agresif dari Clay dan Xinn membuat RRQ tampil menekan di early-game.
Meski tertekan dari early hingga mid-game, namun EVOS justru berhasil bangkit di late-game. EVOS sempat tertinggal 7 vs 14 di menit kesepuluh.
Mampu mengamankan Lord, EVOS berbalik menekan di menit 15 ke atas. Blazing Duet yang dikeluarkan Rekt dari hero Claude-nya sangat efektif dalam mengacaukan formasi RRQ.
Setelah meruntuhkan semua base turret dan memenangkan war di dekat base, EVOS mengunci kemenangan game kedua di menit ke-17 dengan skor tipis 21 vs 20.
Hasil pertandingan di atas sebenarnya tak berpengaruh banyak pada posisi klasemen. RRQ masih di peringkat pertama dan EVOS juga tak beranjak di papan tengah. Meski begitu, kemenangan ini sangat penting bagi EVOS sebagai modal positif menatap babak play-off.
Hasil pertandingan 2 vs 0 tersebut juga membalas kekalahan mereka di Week 3. EVOS saat itu harus menyerah dari RRQ dengan skor 0 vs 2. Babak play-off MPL Season 8 diprediksi berlangsung sengit mengingat banyak tim yang saling mengalahkan di musim reguler.
Berita Terkait
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Pasukan GP Ansor Siap Tindak yang Ganggu Muktamar Ke-35 NU Jombang
-
Kudeta Niger Gagal, Pasukan Pemerintah Melumpuhkan Penyerang Pangkalan Niamey
-
Boni Hargens Soroti Pengangkatan Kapolri sebagai Anggota Kehormatan KSBSI: Bukan Sekadar Seremonial
-
Bukan Ex-Officio! Romli Atmasasmita Tegaskan Status Listyo Sigit di KSBSI Hanya Bentuk Apresiasi
-
Apa Itu Sistem AHWA? Cara Baru Pilih Ketua Umum PBNU di Muktamar NU ke-35 Tahun 2026
-
Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon
-
Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok
-
Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi
-
Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata
-
Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan