Suara.com - Head of PR Xiaomi Indonesia, Stephanie Sicilia mengungkap pihaknya belum berencana untuk menaikkan harga smartphone kelas flagship. Saat ini harga beberapa ponsel entry level Xiaomi di Indonesia sudan naik sekitar Rp 100.000.
"Hingga kini belum ada rencana untuk kelas flagship. Kami terus memantau dampak perubahan harga komponen ini sebelum memutuskan kebijakan penetapan harga produk," ujar Stephanie saat dikonfirmasi Suara.com, Selasa (12/10/2021).
Xiaomi sendiri baru saja mengumumkan soal kenaikan harga ponsel untuk kelas entry-level maupun mid-range hingga Rp 100.000. Kenaikan ini disebabkan lantaran kelangkaan komponen yang melanda di seluruh dunia.
"Sesuai pengumuman kami di akun media sosial Xiaomi Indonesia, ada sejumlah model smartphone di kelas entry-level dan mid-range yang mengalami kenaikan harga yakni Redmi 9A, Redmi 9C, POCO M3 Pro 5G, dan Redmi Note 10 5G," kata Stephanie.
Di tengah kelangkaan komponen ponsel, Xiaomi mengaku bahwa produk lain seperti smart TV justru mengalami penurunan harga. Sebab harga komponen untuk smart TV mendapatkan penurunan.
"Hal ini memungkinkan kami untuk mengumumkan penurunan harga beragam produk Smart TV sebesar Rp 500.000," ujarnya.
Saat ditanya apakah ada ponsel lain yang ikut turun harga, Stephanie masih belum bisa memastikannya. Akan tetapi, Xiaomi Indonesia sudah menyiapkan promosi lain yang masih direncanakan untuk para konsumennya.
"Sehingga para Xiaomi Fans akan bisa menikmati teknologi terbaru dan inovatif Xiaomi lainnya. Informasi ini akan kami sampaikan melalui kanal media sosial kami di @xiaomi.indonesia," jelas Stephanie.
Baca Juga: Harga Ponsel Xiaomi Naik Rp 100.000, Sampai Kapan?
Berita Terkait
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
Xiaomi TV FX Mini LED Bersiap ke Pasar Global, Ini Bocoran Fiturnya
-
Spesifikasi Xiaomi 17T: Tawarkan Digital Zoom 120X, Skor AnTuTu Tembus 2 Juta
-
7 Perbedaan Xiaomi 17T vs Xiaomi 17T Pro: Mana yang Lebih Layak Dibeli?
-
Terpopuler: 5 HP Baru Baterai Badak 2026, iBox Boyong MacBook Neo ke Indonesia
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Blue Moon Akan Muncul pada 31 Mei 2026, Apa Itu dan Mengapa Disebut Langka?
-
HP Terbaru Juni 2026: Motorola Edge 70 Pro+ dan Redmi Turbo 5 Siap Meluncur, Ini Bocoran Speknya
-
Vivo S60 Debut dengan Snapdragon 8s Gen 3 dan Baterai 7.200 mAh, Rebrand Vivo V80?
-
Game James Bond '007 First Light' Laris Jadi Penjualan IO Tercepat, Laku 1,5 Juta Kopi
-
Lenovo LOQ Monitor Resmi di Indonesia, Harga Mulai Rp1 Jutaan dengan Refresh Rate 200Hz
-
Ajang Ini Jadi Surga Pecinta Gadget, Pengunjung Bisa Jajal HP dan Laptop Terbaru
-
Xiaomi 17T Series Punya Leica 5x Telephoto, Andalan Bikin Konten Konser hingga Traveling Estetik
-
Xiaomi Kenalkan Mesin Cuci Pintar dengan Layar Sentuh, Bisa Terhubung Aplikasi
-
7 Kelebihan dan Kekurangan iQOO Z11, HP Midrange Baterai 9020 mAh dengan Layar 144 Hz
-
Komidigi Minta Semua Pengguna Ponsel Registrasi Ulang Kartu SIM Pakai Data Biometrik